Hilton Penyelamat Sriwijaya FC

Selamatkan - Kiper Perseru Serui Nasirin berusaha menyelamatkan bola dimulut gawang saat pertandingan melawan Sriwijaya FC dalam laga Indonesian Soccer Championship 2016 di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring Palembang, Rabu (27/7). Dalam laga tersebut tuan rumah Sriwijaya FC menang 1-0 atas Perseru Serui.

Selamatkan – Kiper Perseru Serui Nasirin berusaha menyelamatkan bola dimulut gawang saat pertandingan melawan Sriwijaya FC dalam laga Indonesian Soccer Championship 2016 di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring Palembang, Rabu (27/7).

Palembang – Tim Sriwijaya FC akhirnya terhindar dari hasil negatif dalam laga lanjutan Torabika Soccer Championship (TSC) 2016, setelah mengalahkan Perseru Serui 1-0 di Stadion Gelora Sriwijaya, Palembang, Rabu (27/7) kemarin.

Gol kemenangan sekaligus menyelamatkan muka Laskar Wong Kito di hadapan publik sendiri, dicetak bomber asal Brasil, Hilton Moreira, pada menit 81.

Kemenangan ini terasa melegakan pelatih Sriwijaya FC Widodo C Putro. Tim asuhannya di dua pertandingan terakhir meraih hasil kurang bagus. Firman Utina cs. kalah 1-2 dari Semen Padang dan hanya bermain imbang melawan tim papan bawah Persela Lamongan di kandang sendiri.

Saat meladeni tuan rumah, sebenarnya permainan Yesayas Desnam cs tidaklah buruk. Strategi bertahan yang diperagakan Hanafi menyulitkan tim tuan rumah. Duet Tim Samba Alberto Goncalves-Hilton Moreira mendapat pengawalan ketat.

Kuartet lini belakang Perseru membuat Sriwijaya kesulitan masuk area kotak penalti pada paruh pertama pertandingan. Sriwijaya FC hanya mendapat peluang bersih sekali, ketika Beto berhadapan satu lawan satu dengan kiper Perseru, M Choirun Nasirin.

Memasuki paruh kedua, para pemain Sriwijaya FC meningkatkan intensitas serangan. Namun tetap terlihat kesulitan membongkar pertahanan tim tamu yang dikomandoi bek senior, Yesaya Desnam.

Jelang akhir laga, terlihat para pemain Perseru Serui mulai kehilangan konsetrasi karena staminanya mulai melorot. Hilton Moriera sukses memecahkan kebuntuan lewat gol, setelah menerima umpan matang dari Beto.

Dalam posisi tertinggal, Perseru justru tidak melakukan upaya membalikkan keadaan. Mereka bermain semakin bertahan, membiarkan pemain-pemain Sriwijaya FC menciptakan sejumlah peluang emas.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-0 untuk kemenangan Sriwijaya FC tidak berubah. Kemenangan ini mendongkrak ke posisi empat klasemen sementara, menggeser Semen Padang dengan koleksi 23 poin dari 12 pertandingan. korankito.com/akas