Bisa Dipercaya

Dua Bajing Loncat Pembobol Minimarket Ditangkap Petugas

IMG_20160725_143740-1

Palembang – Dua pria yang pernah melakukan aksi Bajing Loncat yakni M Rizky alias Jackie Chan (24) dan Rendy (20) harus berurusan dengan petugas Polsek Gandus usai melakukan sejumlah tindak kriminal pembobolan sejumlah Minimarket, Minggu (24/7) karim sekitar pukul 01:00 WIB.

Kedua sekawan yang merupakan komplotan, bobol Alfamart dan Indomaret diketahui sudah 8 kali beraksi di kawasan Gandus, Palembang, sebelum akhirnya berhasil diringkus di kediaman masing -masing oleh anggota Mapolsek Gandus.

Berita Sejenis
1 daripada 3.088

Dari hasil pembobolan tersebut, diketahui kerugian yang dialami sang pemilik minimarket ditaksir hingga ratusan juta.

Dihadapan petugas, Jackie Chan, terus meringgis kesakitan. Pasalnya masing kaki kiri mereka dihadiahi timah panas, karena saat ditangkap kedua nya mencoba kabur.

” Sudah lima kali pak, kemarin hasilnya dapat Rp 5juta. Kemarin juga sempat jadi bajing loncat di  Gandus,” ungkap Jackie Chan.

Masih dikatakan Jackie Chan, saat membobol alfamart ia dan Rendy bertugas sebagai pengawas.

“Saya sama Rendy cuma mengawasi dari luar pak. Otak pembobolan itu dari GS yang sudah tau situasi tempat pembobolan. Dan kami tidak tahu kalau saat itu ada kamera CCTV” terangnya.

Sementara itu, Kapolresta Palembang Kombes Pol Tommy Dwi Arianto, di dampingi Kabag Ops Kompol Andy Kumara dan Kapolsek Gandus, Akp Dedi Rahmad mengatakan keduanya ditangkap di kediaman masing – masing. Dimana yang tertangkap lebih dulu yakni M Rizky alias Jackie Chan terlebih dahulu di rumahnya di Jalan Lettu Karim Kadir, Kecamatan Gandus Palembang, yang saat itu sedang tidur.

“Pelaku merupakan pemain lama dan terbilang specialis. Keduanya merupakan komplotan pencurian bobol Alfamart lima kali, satu  kali Indomaret, satu kali  counter HP dan sdatu kali menjadi bajing loncat,” terangnya Kapolresta ,Senin (25/7), saat gelar perkara dan barang bukti.

Masih dikatakan Tommy, untuk aksinya kali ini, mereka ada orang enam setiap beraksi. Untuk ke tiga tersangka sudah lebih dulu ditangkap.

“Tiga tersangka lain sudah lebih dulu ditangkap, dan dua orang tersangka lagi akan segera kita serahkan berkasnya ke jaksaan, nah untuk satu pelaku lagi yakni otak pelakunya GS masih dalam pengejaran alias DPO,” jelasnya.

Dari tangan tersangka, lanjut Tommy pihaknya berhasil mengamankan beberapa barang bukti berupa dua linggis, satu palu, satu linggis yang sudah di modifikasi, satu besi betuk bulat, dua tank besar untuk membuka rolling dor dan dua sepeda motor yang dibeli dari hasil uang curian.

” satu sepeda motor Honda CBR dan satu unit satu sepeda motor Kawasaki Ninja. Untuk saat ini Polsek Gandus masih melakukan kordinasi dengan Polsek lain, jika kedua tersangka ini mencuri di Alfamart dan Indomaret,” ungkapnya.

Masih dikatakan Tommy, para tersangka ilni mencuri di Indomaret dan Alfamart, dengan memanfaatkan Sistem mereka yang belum di perbarui.

” Para tersangka ini ada yang masuk lewat depan, belakang dan merusak atap. Untungnya aksi mereka terekam CCTV jadi bisa menjadi bekal untuk menangkap mereka,dan kerugian yang dikasir hingga Rp 188 juta ” pungkas Tomy.(korankito.com/kardo).