Bisa Dipercaya

Curi Burung Tetangga, Subur Ditangkap Polisi

20160725_150634-1

Palembang – Subur (28) warga Jalan Tangga Tanah RT 17, Kelurahan 30 Ilir, Kecamatan Ilir Barat (IB) II, Palembang kini harus merasakan dinginnya meringkuk dibalik jeruji besi usai dirinya nekat melakukan pencurian dua ekor burung milik tetangganya.

Informasi yang berhasil dihimpun, aksi tersangka Subur dilakukan pada 20 Juli 2016 lalu. Saat itu tersangka melancarkan aksinya bersama dengan rekannya MA (DPO).

Berita Sejenis

Pentingnya Peran Orangtua Dalam Mendidik Anak

Ladang Ganja Kembali Ditemukan di Empatlawang

Fauzi Diciduk Saat Bersembunyi di Rumah Pacar

1 daripada 3.084

Modus yang dilakukan tersangka yakni, dengan cara berkeliling terlebih dahulu untuk menggambar situasi yang ada disekitar rumah. Hingga akhirnya, saat melintas di Jalan Mangga, Kelurahan 30 Ilir, Kecamatan IB II, kedua tersangka melihat dua ekor burung di teras depan kediaman korban Karnadi. Merasa situasi dalam keadaan aman, tersangka Subur akhirnya masuk ke dalam halaman rumah korban untuk mengambil burung tersebut. Sementara MA, menunggu di sepeda motor sekaligus melihat situasi.

Dihadapan petugas, tersangka mengaku nekat mencuri burung milik tetangganya tersebut lantaran tak memiliki uang dikarenakan kini himpitan ekonomi yang dialaminya. “Baru satu kali ini pak, saya lagi butuh uang buat keaeharian saya pak,” ungkap Subur saat diamankan di Mapolsek IB ll Palembang, senin (25/7).

Sementara itu Kapolresta Palembang yang turut hadir dalam gelar ungkap tersangka tesebut mengatakan, jika pihaknya yang berada di Mapolsek IB ll segera melakukan penyelidikan usai menerima laporan korban dan langsung membekuk pelaku. “Kita langsung melakukan penyelidikan. Dan Kita tangkap tersangka setelah memeriksa hasil rekaman CCTV,” ungkap Kapolresta Palembang Kombes Pol Tommy Aria Dwianto.

Usai melakukan penangkapan terhadap tersangka Subur, polisi langsung melakukan pengambangan terkait pencurian itu. Dari pengembangan itu, polisi akhirnya membekuk Mastur (42) yang berperan sebagai penadah burung curian tersebut. “Kita tangkap tersangka Mastur dikediamannya. Dari kediamannya itu, kita juga amankan sembilan ekor burung yang diduga hasil curian. Harga satuan dari burung tersebut berkisar sekitar Rp4 Juta,” terangnya.

Saat ini, kata Kapolresta, pihaknya masih memburu MA yang terlibat dalam aksi pencurian itu. “Kita juga terus kembangkan kasus ini. Untuk tersangka Subur akan dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian. Sedangkan Mastur dijerat pasal 480 KUHP,” ucapnya.(korankito.com/kardo)