Polisi Tunggu Hasil Pemeriksaan 

Jpeg

Jpeg

Palembang – Menyikapi adanya diduga salah tembak yang dilakukan oleh Unit Satreskrim Polsekta Seberang Ulu (SU) II Palembang, Kapolresta Palembang Kombes Pol Tommy Arya Dwianto mengatakan kalau harus menunggu hasil pemeriksaan yang dilakukan pihak kedokteran terlebih dahulu, baru bisa dipastikan apakah korban Antoni mengalami luka tembak atau bukan.

“Kita tunggu dulu hasil dari dokter, kalau memang benar dia tertembak tentunya akan kita proses. Sekarangkan luka yang dialaminya belum bisa dipastikan sebabnya. Karena terduga ini saat dikejar terjun kedalam rawa-rawa yang terdapat banyak bekas material,” ucapnya saat gelar perkara di Polsekta SU II, Senin (25/7) sore.

Menurutnya, prosedur yang digunakan oleh anggota kepolisian Polseta SU II saat melakukan penggerebekan sudah sangat benar. Dengan memberikan tembakan peringatan, disaat terduga ini melarikan diri.

“Tembakan peringatan bisa dilakukan ke atas juga kebawah, tergantung keamanan masyarakat sekitar. Mungkin, saat akan melepaskan tembakan peringatan keatas, banyak rumah-rumah panggung. Jadi, anggota melepaskan kebawah. Tembakan pertama tidak mengenakan apa-apa, lalu anggota kembali menembak, dan terduga ini melarikan diri di rawa-rawa,” ucapnya.

Masih dikatakanya, kata salah tembak yang beredar dibeberapa media tidaklah tepat. Lantaran, petugas berhadapan langsung dengan tersangka. Beda, jika petugas kepolisian melepaskan tembakan, namun terkena masyarakat yang tidak bersalah.

“Status dia sementara masih terduga, karena saat dilakukan penggerebekan dia ada didalam rumah, kita masih menunggu hasil tes urine yang akan dilakukan, apakah yang bersangkutan positif menggunakan narkoba. Anggota kita, melihat Antoni ini membuang barang bukti, tapi karena kedalam air dirawa-rawa itu, tidak berhasil ditemukan,” tegasnya. (korankito.com/denny)