Bisa Dipercaya

Polisi Amankan Mobil Pengangkut Minyak

20160725_194942

Palembang – Satu unit mobil Grand Max berbentum box bernopol BG 9518 NP yang mengangkut puluhan tong minyak mentah ditemukan warga Jl PSI Lautan Lrg Familidin Kecamatan Ilir Barat ll Palembang. Mobil yang tak diketahui siapa pemiliknya ini ditemukan warga sudah dalam kondisi ditinggal sopir ditanah kosong milik salah seorang warga.

Dari pantauan dilapangan, mobil tersebut sudah ada ditanah kosong tersebut. Namun, warga semakin curiga lantaran tak mengetahui siapa pemilik mobil tersebut. Hingga akhirnya Warga langsung melaporkan keberadaan mobil tersebut kepada anggota Polsek IB ll Palembang.

Berita Sejenis
1 daripada 3.086

Mendapati laporan tersebut, sekitar pukul 18:30 WIB anggota yang di pimpin Kapolsek langsung turun ke lokasi. Dan memeriksa mobil tersebut. Setelah digeledah didapatlah sembilan dirrigen minyak dengan satu dirigen berbentuk besar dan telah dimodifikasi didalam box mobil tersebut. Hingga akhirnya, petugas langsung membawa mobil tersebut ke Mapolsek IB ll untuk dilakukan pemeriksaan.

Kapolsek IB ll, Kompol Ahmad Firdaus saat ditemui dilokasi kejadian mengatakan, jika keberadaan mobil tersebut berdasarkan laporan dari masyarakat yang sudah sepuluh hari melihat mobil tersebut parkir dilapangan salah seorang warga. Hingga pihaknya pun langsung melakukan pengecekan dan mendapati sembilan dirigen minyak didalam box mobil tersebut.

“Saat kita periksa, ada banyak minyak yang disimpan didalam dirigen. Untuk saat ini kita akan membawa dulu mobil tersebut ke polsek untuk mengetahui jenis minyak apa yang ada didalam mobil tersebut,” ungkap Firdaus, Senin (25/7).

Disinggung mengenai siapa pemilik mobil tersebut, Firdaus mengatakan, jika saat ini pihaknya belum mengertahui siapa pemilik mobil. Butuh pemeriksaan beberapa saksi dilokasi kejadian untuk mencari keberadaan sang pemilik mobil.

“Kita lakukan penyelidikan dulu. Sebab warga banyak yang tidak mengetahui siapa pemilik mobil tersebut. Kita akan melakukan pemeriksaan terlebih dahulu,” pungkas Firdaus.(korankito.com/kardo).