Bisa Dipercaya

Korban Salah Tembak Oknum Polisi Dirawat di RSMH

IMG_20160724_152011

Palembang – Apes yang dialami Antoni Chandra (28) warga Jalan KH Azhari, Lorong Indrawati, Kelurahan 11 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) II Palembang. Pasalnya, ia menjadi korban salah tembak yang diduga dilakukan oleh petugas kepolisian Polsekta SU II, pada Kamis (21/7) malam.

Akibat kejadian tersebut, kini Chandra harus mendapatkan perawatan intensif di ruang Intalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Mohammad Housien (IGD RSMH) Palembang, dikarena mengalami luka tembak di telinga bagian belakang sebelah kanan.

Berita Sejenis

Lima Cara Menyenangi Proses Belajar

Lima Titik Pipa PDAM Linggau Bocor

Suporter SFC: Dzumafo Itu Bio Paulin Kedua

1 daripada 3.103

Berdasarkan data yang dihimpun, kejadian tersebut bermula pada kamis malam sekitar pukul 22:00 WIB. Dimana, saat itu anggota kepolisian SU II datang untuk menangkap salah seorang bandar narkoba jenis shabu yang tak jauh dari rumahnya korban.

Namun, saat Chandra sedang berada dirumah, datanglah anggota polisi yang melakukan penggerebekan, yang langsung menangkap oleh korban, hingga ditembah di bagian telinga belakang sebelah kanan.

Menurut ayuk korban, Syamsiah mengatakan kalau disaat kejadian Chandra sedang berada dirumah, datanglah polisi yang menduga rumah korban merupakan tempat bandar narkoba. Menurutnya, Chandra hanya liburan di Palembang, lantaran korban bekerja di Bengkulu.

“Adik aku ini tidak tahu nian pak, tiba-tiba polisi datang gerebek rumah dia, langsung memukul Chandra. Bahkan, dia juga ditembak tapi terkena kuping bagian belakang. Apalagi, sampai sekarang belum diboperasi di RS Umum,” ujarnya, Minggu (24/7).

Lanjutnya, selain melakukan penembakan terhadap Chandra, petugas kepolisian Polsekta SU II membawa Bo’ong yang merupakan Paman dari korban Chandra, yang diduga merupakan bandar narkoba.

“Waktu penggerebekan bo’ong dibawa polisi, kamu sudah melaporkannya ke Propam Polda Sumsel untuk ditindak lanjuti permasalahan ini, tapi kami disuruh melengkapi lagi berkasnya. Besok atau lusa kami datang lagi ke Polda,” tambahnya.

Sementara itu, Kapolsek Seberang Ulu II Kompol Mulyono ketika dikonfirmasi melalui sambungan telepon mengatakan belum mengetahui perihal tersebut. Hanya saja ia mengatakan kalau silahkan tanya langsung ke kanit reskrim saja. “Saya belum mengetahui siapa korban dan namanya kalau mau tahu silakan tanya ke kanit reskrim,”singkatnya. (korankito.com/denny)