Bisa Dipercaya

Ditinggal Kondangan, Rumah Dibobol Maling

IMG_20160724_175956

Palembang – Apes yang dialami Widya (28) warga Jalan Silaberanti, Lorong Satria I, RT 04, RW 01, Kelurahan Silaberanti, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I Palembang, lantaran ditinggal pergi kondangan ditempat saudaranya, rumah milikinya sudah dibobol maling, Minggu (24/7) pagi.

Atas kejadian tersebut, membuat Widya harus kehilangan televisi 28 Inc, laptok, dan playstation II, beserta barang lainnya. Dari situlah, korban akhirnya mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Palembang.

Berita Sejenis

Pelatih Suguhi Ini Kepada Pemain SFC

Opang ‘Nyambi’ Jadi Kurir Sabu

Dititipkan Mobil Menunggak Cicilan, Abdul Kadir Dibui

1 daripada 3.064

Berdasarkan data yang dihimpun, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 09:00 WIB. Dimana korban saat itu hendak pergi ke acara pernikahan keluarganya. Sebelum pergi Widya melihat dua orang yang diduga pelaku berada disekitar rumahnya, namun ia tak menaruh kecurigaan terhadap keduanya.

“Memang awalnya saat saya mau pergi kondangan, saya melihat ada dua orang yang mengendarai sepeda motor parkir tak jauh dari rumah saya. Tapi, saya tidak curiga kepada mereka,” ujarnya dihadapan petugas SPKT.

Ternyata, baru setengah jam pergi dari rumahnya, korban pun terpaksa harus kembali lagi, lantaran kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM) milik Widya tinggal dirumah. “Rencananya, setelah kondangan mau belanja, tapi atm tinggal, maknua pulang lagi. Saya kaget, meilaht pintu rumah sudah terbuka,” jawabnya.

Melihat kondisi tersesbut, korban bersama suaminya langsung masuk ke dalam rumah. Namun, betapa terkejutnya dia saat melihat isinya sudah di acak-acak pencuri. “Lemari dalam kamar juga dibongkar. Kondisinya sudah acak-acakan. Televisi, laptop dan barang lainnya juga hilang,” jelasnya.

Sementara itu, tetangga korban Sarah (20) mengaku sempat melihat dua orang pelaku yang keluar dari rumah milik Widya, sembari membawa sejumlah barnah berharga. “Saya tidak menyangka kalau kedua orang itu maling. Saya pikir orang tersebut keluarga pemilik rumah itu. Mereka membawa barang-barang itu dengan menggunakan motor matic,” katanya.

Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Maruly Pardede mengatakan, pihaknya sudah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) pasca mendapatkan laporan korban. “Sudah dilakukan olah TKP di lokasi. Kita masih mengumpulkan bukti-bukti di lapangan. Korban bersama saksi juga akan kita ambil keterangan,” singkatnya. (korankito.com/denny)