Bisa Dipercaya

Pascakoma, Bocah Obesitas Komukasi Lewat SMS

IMG-20160720-WA0006-1Palembang-terbangun dari koma, kondisi kesehatan Rizky Rahmat Ramadhon (10), bocah obesitas Palembang semakin meningkat kesadarannya.

Namun bocah dengan berat badan 119Kg itu masih harus menjalani perawatan intensif untuk pemulihan kondisinya di ICU Rumah Sakit Muhammad Hoesein (RSMH), Palembang.

Ditemui di ruang ICU RSMH Palembang, ayah Rizki, Edi Hartono mengaku dirinya sangat bersyukur dengan keajaiban yang diberikan Allah SWT kepada Rizky.

Berita Sejenis

Kisah Anak Putus Sekolah Karena Biaya!

Dampak Gadget Bagi Pelajar

SFC ‘Galau’ Ikut Piala Presiden Atau Tidak

1 daripada 3.089

“Alhamdulillah berkat doa semuanya, Rizky kini sudah sadar kembali sejak sekitar Jumat malam, matanya sudah terbuka dan sekarang lagi ditemani mamanya,” ungkap Edi.

Namun, walaupun kesehatannya sudah membaik, Rizky belum bisa berbicara dengan lancar karena terhalang ventilator oksigen yang masih terpasang di mulutnya. Untuk membantu komunikasi, keluarga memberikan Rizki sebuah ponsel agar semua yang dibutuhkan Rizky bisa terpenuhi dari pesan SMS.

“Ngomongnya sulit, jadi diganti pakai SMS saja, saya kasih biar nyambung maunya Rizki bagaimana, dan ini juga agar tidak terlalu merepotkan dokter dan perawat,” ujarnya.

Salah satu isi pesan singkat Rizki adalah keinginannya untuk melepas ventilator yang terpasang dimulutnya. Sebab, ia ingin sekali berbicara dengan lancar seperti biasa.

“Tadi dia kirim SMS ke dokter, dan dia bilang untuk meminta dokter agar bisa tidak alat di mulutnya (ventilator) dilepas. Sebab ia ingin bicara,” kata Edi.

Mendapat permintaan itu, salah satu dokter menjelaskan kepada Rizki jika ventilator tersebut belum bisa dilepas dalam waktu dekat. Sebab, ventilator itu bertujuan untuk membantu pernapasan Rizki baik dalam keadaan terbangun maupun tidur.

“Tadi dokter langsung jawab belum bisa. Alhamdulillah Rizki ngerti. Kalo dilepas, bisa bahaya waktu Rizki tidur, bisa susah bernapas lagi,” katanya.korankito.com/kardo.