Baru 46 Siswa Terima Beasiswa PTN

IMG-20160724-WA0004

Palembang – Pemerintah Sumatera Selatan (Sumsel) menyiapkan program kuliah gratis tingkat nasional, untuk tahun ini bisa sebanyak 46 siswa berprestasi dari berbagai sekolah di provinsi Sumsel yang menyicipinya.

Hari ini, Minggu (24/07) mereka mengikuti tes untuk masuk perguruan tinggi melalui jalur beasiswa prestasi. Namun sayangnya tidak seluruh siswa yang dapat menikmati beasiswa tersebut, tidak lebih dari sepertiganya saja dari jumlah keseluruhan yang akan melenggang ke perguruan tinggi impian masing-masing.

“Mereka adalah siswa terpilih yang berprestasi dari Sekolah Menengah Atas (SMA) maupun  sederajat seluruh Sumsel. Nantinya mereka akan disaring dan 12 orang terbaik akan dapat beasiswa kuliah gratis,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Sumsel Drs. Widodo saat meninjau ujian para siswa di SMK Negeri 5 Palembang,

Menurutnya, bagi siswa yang lulus dapat melanjutkan kuliah di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Selain UNY, perguruan tinggi lainnya yang masuk daftar tujuan kuliah mahasiswa Sumsel ialah Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Syahid Jakarta, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, Technical Education Development Center (TEDC) Bandung, Universitas Sriwijaya (Unsri), Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) dan Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang.

Bisa juga kuliah ke luar negeri, lanjutnya, bahkan ada dua perguruan tinggi di luar negeri yang juga akan menjadi tujuan mahasiswa peserta beasiswa kuliah gratis, yaitu Universitas Xi’an Jiaotong dan Universitas Nanjing di Cina.

“Yang kita ujikan hari ini adalah pelajaran ilmu sains dan sosial. Kita seleksi dulu yang akan masuk UNY,” jelasnya.

Kepada Koran kito, Widodo mengaku jika rencananya nanti pada 2 Agustus akan kembali digelar tes bagi para siswa berprestasi di Sumsel. Seleksi penerimaan calon mahasiswa sendiri akan terus dilanjutkan hingga terpenuhinya kriteria dan kuota mahasiswa yang ditentukan oleh sepuluh perguruan tinggi prioritas Pemprov Sumsel tersebut.  Sementara untuk syarat dari Pemprov Sumsel sendiri, selain berprestasi calon mahasiswa yang berasal dari keluarga tidak mampu dan tidak merokok. Program kuliah gratis sendiri diluncurkan pada 20 Agustus 2015 bagi siswa berprestasi dan tidak mampu serta hanya dibatasi untuk 60 program studi (prodi) saja.

“30 miliar untuk anggaran kali ini untuk program kuliah gratis. Diharapkan ini tepat guna dan bermanfaat karena para siswa berprestasi ini diharapkan dapat menjadi andalan untuk pembangunan di Sumsel kelak,” pungkasnya. (korankito.com/ejak)