Aswari Inspirator Relawan SAR+

20160722_165836

Palembang – Sosok Aswari Riva’i yang rendah hati dan memiliki jiwa sosial yang tinggi, menjadi latar belakang bagi sejumlah masyarakat Palembang bergabung menjadi relawan Sarana Ambulan Rakyat (SAR+). Mereka rela meluangkan waktunya untuk membantu masyarakat di Sumsel dalam penyediaan kendaraan ambulan gratis.

Salah satu relawan SAR+ Brian Tamala mengatakan, relawan yang tergabung dalam SAR+ bukan relawan yang berada di bawah partai politik. Relawan SAR+ bekerja karena figur dari Aswari Rifai yang sangat rendah hati dan memiliki jiwa sosial yang tinggi. Untuk itu, pihaknya membantu untuk menjalani kegiatan sosial yang dibangun oleh Aswari Riva’i

“Dengan adanya program sosial dari Pak Aswari ini, kita sebagai relawannya sudah bangga karena dapat membantu masyarakat. Disinilah sisi ibadahnya karena dapat membantu masyarakat yang kurang mampu. Jadi alasan kami bergabung ke SAR+ ini karena niat yang pertama untuk ibadah dan yang kedua untuk membantu Pak Aswari,” kata Brian Tamala.

Mengenai layanan ambulan yang telah dilakukan, ia mengungkapkan untuk operasional SAR+, saat ini sudah tersedia enam unit ambulan yang bisa dimafaatkan masyarakat Sumsel. Ambulan-ambulan itu bisa digunakan untuk mengantar jenzah yang meninggal dan juga untuk kebutuhan lainnya.

“Sekarang ada 6 unit ambulan yang tersebar dibeberapa wilayah Kota Palembang dan di Prabumulih. Ambulan ini murni dari pribadi Aswari Rivai sebagai bentuk kepedulian sosialnya terhadap masyarakat,” ungkapnya.

Menurut Brian Tamala, meski baru terbentuk dan aktif pada awal 2016 lalu, tapi keberadaan tim SAR+ sudah dimanfaatkan oleh masyarakat di Sumsel. Pelayanan yang diberikan pun tidak dipungut biaya atau gratis. Relawan SAR+ siap setiap saat memberikan pelayanan kepada masyarakat yang ingin menggunakan layanan ambulan SAR+ tanpa ada syarat apapun.

“Baru aktif awal tahun lalu, tapi kita sudah melayani masyarakat dibeberapa daerah seperti Pagaralam, Banyuasin hingga Muba. Pelayanan yang diberikan SAR+ ini benar-benar gratis tanpa dipungut biaya sepeser pun. Jika ada pihak yang mengatasnamakan SAR+ dan meminta biaya layanan ambulan SAR+, maka itu penipuan karena kami dalam melayani tidak meminta biaya sedikitpun, benar-benar gratis. Jika mengantar jenazah maka akan diantar dari rumah sakit ke rumah duka hingga ke tempat pemakaman dengan gratis,” jelasnya.

Selain menyediakan ambulan gratis, Relawan SAR + (Sarana Ambulan Rakyat) juga akan melakukan kegiatan pembagian sembako, sunatan massal dan kegiatan sosial lainnya yang bertujuan untuk membantu masyarakat yang kurang mampu.

“Ke depan akan ada klinik yang akan dikelola oleh SAR+, klinik itu pun akan memberikan pelayanan kesehatan secara gratis tanpa ada pungutan biaya seperser pun,” ujar Brian Tamala.

Bagi masyarakat yang ingin menggunakan layanan ambulan SAR+, Brian Tamala mengatakan dapat menghubungi sekretariat Relawan SAR+ Sumsel di Jalan Mayor Ruslan No.1A Palembang
dengan nomor telpon 0711-311826 atau Hp 0853 07 542-542. Sebanyak enam pengurus SAR+ Sumsel yakni Brian Tamala, Abdul Haris, Toni YD, Bram Martha, Panca Titaley dan Depi Kusmiyadi siap membantu masyarakat yang membutuhkan layanan ambulan gratis tersebut. (korankito.com/reno)