Sempat Buron, Polisi Amankan Residivis Kasus Penodongan

DSC_0982

Palembang – Hermansyah alias Eman Layo (26), harus merasakan dinginnya sel Mapolsek IT l Palembang, lantaran satu dari tiga pelaku penodongan terhadap penumpang bus kota ini,  diamankan anggota Polsekta Ilir Timur (IT) I Palembang.

Tersangka warga Perum Komplek Mandala Blok R No 12 RT 03 Indralaya Kabupaten Ogan Ilir (OI) ini, berhasil diamankan berkat nyanyian kedua rekannya, Ridho dan Ian yang diamankan usai kejadian.

Informasi yang dihimpun, tersangka yang merupakan residivis kasus serupa ini, diamankan setelah dilakukan pengejaran hingga ke rumahnya, Kamis (21/7) sekitar pukul 22:00 WIB. Dari penangkapan tersebut, diamankan barang bukti berupa pedang yang digunakan tersangka untuk melukai korbannya, Lukman Putra (20) warga Jalan Letnan Hadin Kecamatan IT I Palembang.

Menurut pengakuan tersangka dihadapan petugas, aksi tersebut terjadi pada tanggal 20 Juni 2106 lalu di Jalan Veteran persisnya di dalam bus kota jurusan Pusri-Kertapati.

“Saya hanya memukulkan pedang yang saya bawa itu ke kepala korban pak. Tapi, saat itu bagian yang tidak tajam yang saya pukulkan, karena saya cuma mau buat dia takut saja” jelasnya saat diamankan di Polsekta IT I Palembang, Jumat (22/7).

Disinggung mengenai pedang tersebut didapat darimana, dikatakannya, pedang tersebut sudah sengaja ia bawa dari rumahnya atau sebelum kejadian.

“Saya bawa dari rumah pak. Karena waktu itu korban melawan, makannya saya pukulkan pedang itu ke kepalanya,” terangnya.

Usai kejadian tersebut dan mengetahui kedua rekannya berhasil ditangkap, masih dikatakannya, ia pun akhirnya langsung kabur melarikan diri dengan bersembunyi di kampungnya.

“Saya langsung pulang dan usai kejadian tersebut saya belum pernah ke Palembang lagi,” ungkapnya.

Saat disinggung sudah berapa kali melakukan aksi penodongan, tersangka mengatakan sudah beberapa kali melakukan penodongan.

“Saya juga sudah tiga kali ini ditangkap, semua dalam kasus yang sama. Pertama tahun 2012 dan kedua 2015 serta kali ini,” tuturnya.

Sementara itu, Kapolsekta IT I Palembang, AKP Rivanda melalui Kanit Reskrim, Ipda Alkap menjelaskan, tersangka berhasil diamankan usai melakukan pengembangan dari kedua rekannya yang berhasil diamankan usai kejadian.

“Tersangka kita amankan setelah dilakukan pengejaran hingga ke Indralaya yang merupakan tempat tinggalnya. Dan dari hasil pemeriksaan, diketahui tersangka merupakan spesialis dan residivis kasus serupa. Bahkan, setidaknya tersangka telah dua kali diamankan,” ujarnya.

Akibat ulahnya, tersangka  kinu dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman diatas lima tahun penjara.(korankito.com/kardo)