Bisa Dipercaya

Mayat Mrs X ditemukan Mengapung Di Sungai Musi 

IMG_20160721_090221

Palembang – Warga tepian Sungai Musi, Kelurahan Keramasan, Kecamatan Kertapati Palembang, digegerkan dengan adanya penemuan sesosok mayat berjenis kelamin perempuan yang mengapung diperairan Sungai Musi, Kamis (21/7) sekitar pukul 07:00 WIB.

Mayat yang belum diketahui identitas ini, ditemukan pertama kali oleh seorang warga bernama Aur (40) yang sedang mencari ikan dengan menggunakan perahu miliknya. Lalu, saat sedang asik melemparkan jala, ia melihat ada benda yang mengapung.

Berita Sejenis
1 daripada 3.098

Merasa penasaran, Aur menggayung sampannya mendekati benda tersebut. Betapa terkejutnya, ia melihat sesosok mayat wanita yang mengenakan baju warna coklat dan celana jeans panjang, lantas ia pun langsung berteriak memanggil warga yang lain.

Mendapati adanya penemuan mayat tersebut, warga pun menghubungi Polsek Kertapati. Tidak lama kemudian, petugas Polsek Kertapati bersama Unit Identifikasi Polresta Palembang, dan warga mengevakuasi tubuh mayat perempuan tersebut.

Mayat perempuan tersebut di tarik terlebih dahulu kepinggiran sungai, sebelum di angkat warga ke mobil tim Identifikasi Polresta Palembang untuk selanjutnya dibawa ke kamar mayat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Palembang Bari untuk dilakukan visum.

“Saya memang setiap pagi sudah keluar rumah untuk mencari ikan, tiba-tiba melihat ada benda yang mencurigakan. Lalu, saya mendekat tiba-tiba itu mayat, langsung saya panggil warga dan menghubungi polisi,” ucapnya.

Sementara itu, Kabag Ops Polresta Palembang, Kompol Andi Kumara SIk didampingi Kanit Reskrim Polsek Kertapati, Ipda M Uzir mengatakan usai mendapati laporan masyarakat, pihaknya langsung terjun ke lapangan untuk mengevakuasi jenazah wanita tersebut.

“Sementara kita sudah mengintrogasi saksi-saksi yang berada di lokasi kejadian. Untuk mayat sendiri, merupakan berjenis kelamin perempuan, dan diperkirakan berusia 20 tahun,” jelasnya.

Andi menambahkan, untuk penyelidikan awal, tidak di temukan tanda kekerasan ataupun luka dari tubuh korban tersebut. Namun untuk memastikan lebih lanjut, mayat tersebut dibawa ke kamar mayat RSUD Palembang Bari guna dilakukan visum.

“Kita tidak menemukan identitas di tubuh korban dan belum ditemukan bekas luka di tubuh korban. Sehingga kita sangat butuh peran media untuk mempublikasikan penemuan mayat ini. Hingga pihak keluarga dapat mengetahuinya,” tambahnya. (korankito.com/denny)