Bisa Dipercaya

Koma, Rizky Dirawat Di ICU

IMG-20160720-WA0004-1

Palembang – Dikabarkan memburuk, bocah yang mengalami obesitas seberat 119 kg di Palembang, yakni Rizky Rahmat Ramadhon (10) mengalami koma dan kehilangan kesadaran. Kondisi tersebut membuat perawatan Rizky dipindahkan ke ruang ICU untuk mendapatkan perawatan yang lebih intensif.

Informasi yang dihimpun, perubahan tersebut terjadi setelah pagi tadi, jumat (22/7) kesehatan Rizky mulai memburuk saat mengalami gelisah diwaktu tidur. Mendapati itu, keluarga Rizki menghubungi perawat dan dokter untuk mengecek kesehatannya.

Berita Sejenis

Pelatih Suguhi Ini Kepada Pemain SFC

Opang ‘Nyambi’ Jadi Kurir Sabu

Dititipkan Mobil Menunggak Cicilan, Abdul Kadir Dibui

1 daripada 3.064

Situasi di kamar 1 Paviliun Musi Elok Rumah Sakit Muhammad Husin (RSMH) Palembang pun dimana tempat Rizki dirawat, sontak menimbulkan suara isak tangis dari orangtua dan saudara murid kelas enam sekolah dasar itu.

Ditemui, Salia (40) selaku ibu kandung Risky mengatakan, jika sejak pagi Rizky terlihat sangat gelisah dan mengeluh terus masalah nafasnya. Bahkan, hingga anaknya tak sadarkan diri. “Dari pagi tadi sudah terlihat menurun mas, dokter langsung bawa Rizky ke ruang ICU karena koma,” ungkap Salia, Jumat (22/7).

Selain Salia, belasan anggota keluarga Rizky juga menunggu di luar ruangan untuk mengetahui kondisi terbaru Rizky pasca koma.

Sementara itu, Salah satu tim dokter penanggungjawab yang menangani pasien Rizki Rahmat Ramadhon (10), dr Yulius Anzar menyebutkan, jika sejak dirawat di Rumah Sakit Muhammad Husin (RSMH) Palembang dua hari kemarin, kondisi Rizki dinyatakan belum stabil sehingga dibutuhkan pantauan khusus. “Memang saya pantau terus kondisi Rizky, memang saat baru pertama dirawat, kondisinya belum stabil,” ungkap Yulius, saat dikinfirmasi perihal kondisi kesehatan Rizky.

Menurut dia, sebelum dipindahkan ke ICU, Rizki mengalami kegelisahan yang cukup hebat. Alhasil, kesadarannya semakin menurun dari biasanya dan kini mengalami Koma. “Kita kasih oksigen empat liter, tapi tidak bisa membantu paru-parunya berjalan normal. Untuk membantu peningkatan kesadaran Rizki selama dirawat di ICU, tim medis akan memberikan cairan yang bertujuan menunjang fungsi vital bekerja normal, seperti jantung, paru-paru, dan ginjal,” ujarnya.(korankito.com/kardo).