Jika Ada Kehilangan Keluarga, Segera Lapor Polsek

IMG_20160721_090221

Palembang – Menyikapi adanya penemuan sesosok mayat wanita yang mengapung di perairan Sungai Musi, Kamis (21/7) pagi. Pihak kepolisian Polsek Kertapati Palembang, belum bisa mengindetifikasi jenazah wanita yang menggunakan pakaian warna coklat dan celana jeans panjang tersebut.

Oleh karena itu, Kapolsek Kertapati AKP Mayestika Hidayat melalui Kanit Reskrim Ipda M Uzir menghimbau kepada masyarakat kalau ada yang kehilangan pihak keluarga agar segera melaporkan ke pihak kepolisian.

“Kita tidak menemukan satu pun indentitas ditubuh korban. Makanya, kalau ada warga yang kehilangan anggota keluarga untuk segera melapor ke Polsek Kertapati,” jelasnya saat dihubungi via sambungan telepon, Jum’at (22/7).

Lanjutnya, jasad yang diduga berusia 20 tahun tersebut, masih berada di kamar mayat Rumah Sakit (RS) BARI Palembang. Dugaan kuat, mayat tersebut merupakan korban tennggalam.

“Karena kita tidak menemukan satu luka pun ditubuh korban. Jadi, diduga mayat tersebut merupakan korban tenggelam di peraian sungai musi,” jawabnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, warga tepian Sungai Musi, Kelurahan Keramasan, Kecamatan Kertapati Palembang, digegerkan dengan adanya penemuan sesosok mayat berjenis kelamin perempuan yang mengapung diperairan Sungai Musi.

Mayat yang belum diketahui identitas ini, ditemukan pertama kali oleh seorang warga bernama Aur (40) yang sedang mencari ikan dengan menggunakan perahu miliknya. Lalu, saat sedang asik melemparkan jala, ia melihat ada benda yang mengapung.

Merasa penasaran, Aur menggayung sampannya mendekati benda tersebut. Betapa terkejutnya, ia melihat sesosok mayat wanita yang mengenakan baju warna coklat dan celana jeans panjang, lantas ia pun langsung berteriak memanggil warga yang lain.

Mendapati adanya penemuan mayat tersebut, warga pun menghubungi Polsek Kertapati. Tidak lama kemudian, petugas Polsek Kertapati bersama Unit Identifikasi Polresta Palembang, dan warga mengevakuasi tubuh mayat perempuan tersebut.

Mayat perempuan tersebut di tarik terlebih dahulu kepinggiran sungai, sebelum di angkat warga ke mobil tim Identifikasi Polresta Palembang untuk selanjutnya dibawa ke kamar mayat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Palembang Bari untuk dilakukan visum.

“Saya memang setiap pagi sudah keluar rumah untuk mencari ikan, tiba-tiba melihat ada benda yang mencurigakan. Lalu, saya mendekat tiba-tiba itu mayat, langsung saya panggil warga dan menghubungi polisi,” ucapnya.

Sementara itu, Kabag Ops Polresta Palembang, Kompol Andi Kumara mengatakan usai mendapati laporan masyarakat, pihaknya langsung terjun ke lapangan untuk mengevakuasi jenazah wanita tersebut.

“Sementara kita sudah mengintrogasi saksi-saksi yang berada di lokasi kejadian. Untuk mayat sendiri, merupakan berjenis kelamin perempuan, dan diperkirakan berusia 20 tahun,” jelasnya.

Andi menambahkan, untuk penyelidikan awal, tidak di temukan tanda kekerasan ataupun luka dari tubuh korban tersebut. Namun untuk memastikan lebih lanjut, mayat tersebut dibawa ke kamar mayat RSUD Palembang Bari guna dilakukan visum.

“Kita tidak menemukan identitas di tubuh korban dan belum ditemukan bekas luka di tubuh korban. Sehingga kita sangat butuh peran media untuk mempublikasikan penemuan mayat ini. Hingga pihak keluarga dapat mengetahuinya,” tambahnya. (korankito.com/denny)