Polda Sumsel Tindak Tegas Anggota Yang Bermain Pokemon Go

20160603_161857

Palembang – Sejak permainan Pokemon Go populer dikalangan masyarakat, baik anak-anak hingga kalangan dewasa yang memainkan game tersebut. Namun, keseruhan Game yang sudah dirilis di Amerika dan Australia ini menuai beberapa kritik dan larangan disejumlah negara. Terlebih banyaknya sejumlah kasus dari berbagai negara yang telah merasakan hal buruk dari game tersebut. Tak terkecuali dari instansi kepolisian.

Dir Ditreskrimum Polda Sumsel, Kombes Pol Daniel Tahi Monang Silitonga mengungkapkan, jika ia memerintahkan jajarannya untuk tidak menggunakan game tersebut baik sedang dalam wakti tugas atau tidak. Sebab sesuai perintah Kapolri jika polisi dilarang memainkan game tersebut pada saat jam kerja. Namun, ia menegaskan jika diwaktu tidak bekerja pun jajarannya dilarang untuk mendownload atau menjadi pelanggang game tersebut agar konsentrasi dalam memecahkan kasus tidak terganggu. Apalagi dijajaran Reskrim.

“Seluruh jajaran Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel dilarang main ya, kalau di berlakukan nanti banyak kasus yang tidak terungkap,” ungkap Daniel, Kamis (21/7).

Selain itu, dirinya juga mengatakan memang saat ini di indonesia khususnya Sumsel belum ada laporan kepada pihak kepolisian terkait game yang melibatkan dunia nyata sebagai media permainan game tersebut.

Tapi, demi mencegah hal-hal yang tak di inginkan, untuk itulah ia menegaskan jika ada anggota yang ketahuan sedang memainkan game Pokemon Go. Ia beserta petinggi tak segan-segan memberikan sanksi tegas. Hal ini ditujukan untuk kedisiplinan para anggota demi fokusnya mengungkapkan kasus-kasus.

“Klau ketahuan akan diberikan sanksi. Tapi jika ketahuan saat jam kerja atau kantor. Terpaksa sanksi tegas kami lakukan. Karena ini perintah langsung dari Kapolri,” pungkas Daniel. (korankito.com/kardo).