Muba Didiskualifikasi, Ada Apa?

20160720_124000

Palembang – Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda,-red) menyisakan cerita untuk kontingen Musi Banyuasin (Muba,-red), terutama cabang olahraga Voli. Hal ini lantaran Tim voli Putri dari bumi Serasan Sekate ini didiskualifikasi oleh panita pelaksana Popda ke-XIV di kota Palembang.

Menurut Koordinator Pelaksana Faisol Dulhai mengatakan bahwa hal ini hanya salah persepsi. Sebab adanya kesalah-pahaman akibat edaran peraturan yang digunakan.

“Jadi kemarin itu di selebaran peraturan mengatakan bahwa yang boleh main maksimum kelas 2 SMA atau kelas XI tahun ajaran 2015/2016. Nah ini kan sudah tahun 2016, jadi seharusnya yang betul ialah maksimum kelas 2 atau XI SMA tahun ajaran 2016-2017,” tuturnya yang juga Ketua Harian PBVSI Sumsel ini.

Hal ini menurut Faisol, akan menimbulkan masalah. Sebab jika peraturan diatas disalahartikan, maka otomatis kelas XII juga boleh ikut. “Ya itu asumsi mereka. Sehingga mau tidak mau mereka didiskualifikasi,” ujarnya.

Tim Muba sendiri mengirimkan perwakilan untuk mengikuti cabor Voli sebanyak 12 orang putra dan 12 orang putri. Lantaran masalah diatas, tim voli Putri hanya menyisakan empat orang yang masih duduk di bangku kelas dua. Sisanya harus tereleminasi. Sehingga mereka tidak bisa melanjutkan pertandingan yang mewajibkan minimal enam orang per tim.

“Ya kalau cuma enam orang sih masih bisa jalan. Tapi kalau sampai delapan, ga bisa. Untuk tim Putra sendiri hanya tiga orang yang kelas tiga, bisa lanjut main malah mereka dapat perunggu,” kata Faisol.

Sehingga mau tidak mau personil putri Muba harus tersingkir tanpa main alias kalah WO. Hal ini setelah dijelaskan kepada kontingen Muba, mereka masih bisa menerima. “Alhamdulillah ga ada masalah. Kemarin sudah kita jelaskan Alhamdulillah mereka mau menerima,” tukasnya.

Kejuaraan voli Popda tahun 2016 kemarin berlangsung lancar selama tiga hari, terhitung sejak tanggal 18 Juli hingga 20 Juli. Keluar sebagai pemenang ialah Musi Rawas juara satu, juara kedua jatuh kepada OKU Timur dan ketiga Banyuasin. Sedangkan untuk tim Putri keluar sebagai juara satu ialah Lubuk Linggau, Palembang juara kedua dan OKU Timur sebagai juara ketiga. (korankito.com/resha)