“Buntu”, Dedi Nekat Curi Amplop Pernikahan 

Jpeg

Palembang – Lantaran tidak mempunyai uang, membuat Dedi Irawan (21), nekat mencuri uang amplop tamu undangan disebuah acara pernikahan kelaurga Repintang (53) warga Jalan Tegal Binangun, Lorong Langgar, No 1528, RT 26, RW 09, Kelurahan Plaju Darat, Kecamatan Plaju Palembang.
Kini pemuda yang tinggal di kawasan Jalan DI Panjaitan, Gang Sunia, Kelurahan Plaju Ulu, Kecamatan Plaju Palembang, harus merasakan dinginnya balik jeruji besi Mapolsek Plaju usai diamankan Satreskrim Polsek Plaju, Selasa (18/7) malam.

Berdasarkan data yang dihimpun, aksi pencurian uang tersebut terjadi pada Senin (18/7). Dimana, pelaku yang merupakan pegawai pelamian Dahulu Ratu sedang membongkar pelaminan yang disewa oleh korban didalam kamar pengantin. Tanpa sepengetahuan dan seizin Repintang, Dedi membawa kotak amplop tersebut ke mobil pelaminan.

Lalu, pelaku mengambil kunci kotak yang berisikan 21 amplop dengan total uang Rp 6,65 ribu tersebut, kepada petugas pelaminan lainnya. Setelah dibuka, pelaku mengambil satu buah amplop yang berisikan uang sebesar Rp 200 ribu. Namun, aksi pelaku dipergoki oleh korban, sehingga uang tersebut dibuang ke semak-semak yang berada disekitar tenda.

Sadar kotak amplop warna putih tersebut dibawa oleh Dedi, Repintang pun menghampiri pelaku diluar rumah untuk mempertanyakan kotak amplop tesebut, tetapi pelaku membantah kalau sudah mengambil kotak tersebut. Lantas, korban pun akhirnya mengadukan peristiwa itu ke Mapolsekta Plaju.

Menurut tersangka Dedi, ia nekat mencuri tersebut dikarenakan tidak mempunyai uang lagi untuk membeli rokok. Pasalnya, uang gaji yang diterimanya dari bekerja sebagai karyawan dipelaminan tersebut sudah habis untuk lebaran.

“Lagi buntu pak, tidak punya uang. Sebenarnya uang dari gaji saya sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan. Tapi uang saya sudah habis, makanya saya nekat melakukan pencurian itu. Kalau berhasil untuk beli rokok pak,” jelas tersangka saat ditemui di Mapolsek Plaju, Rabu (20/7) pagi.

Sementara itu, Kabag Ops Polresta Palembang, Kompol Andi Kumara didampingi Kapolsek Plaju AKP Majavet mengatakan setalah mendapati laporan masyarakat tersebut, pihaknya langsung mendatangi rumah korban untuk melakukan penyelidikan.

“Setelah kita kembangkan dan mengecek langsung ke TKP sekitar pukul 21:00 WIB, kita temukan uang Rp 200 ribu dan amplop yang dibuang pelaku ke semak-semak, karena ketahuan pemiliknya,” ucapnya.

Selanjutnya, pelaku beserta barang bukti berupa satu buah kota hajatan warna putih, 21 amplop berisikan uang total Rp 6,65 ribu, satu buah kunci gembok warna kuning merk verza, dan empat buah anak kunci sudah diamankan pihaknya ke Polsek Plaju guna penyelidikan lebih lanjut.

“Tersangka sendiri akan kita kenakan pasal 362 KUHP dengan ancaman kurangan penjara selama 5 tahun. Saat ini pelaku beserta barang bukti sudah kita amankan,” ujarnya. (korankito.com/denny)