Bisa Dipercaya

Resahkan Warga, Studio Band Didatangi Polisi

 

dianggap ganggu warga sekitar, studio band didatangi polisiPalembang- Dianggap sering membuat keributan dan menjadi tempat nongkrong para remaja di malam hari, Studio Band Tama yang berada di Jalan Mayor Zen, tepatnya di pinggir jalan raya depan lorong Kemayoran Kelurahan Sei Selayur, Kecamatan Kalidoni, Palembang, didatangi polisi, Selasa (19/7).

Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Maruly Pardede mengatakan, pihaknya mendatangi lokasi studio   untuk menindaklanjuti laporan warga sekitar yang sering terganggu dengan suara bising musik dari studio tersebut.

Berita Sejenis
1 daripada 3.076

“Ada laporan dari masyrakat jika studio tersebut sering melakukan kegiatan nongkrong pada jam malam. Warga sering melaporkan merasa terganggu dengan aktivitasnya. Kenyamanan warga sekitar terusik,” ungkap Maruly.

Selain itu, dalam pengecekan tersebut, studio dianggap tidak kedap suara tersebut memang menimbulkan bising. Meskipun ditutup, suara masih terdengar jelas dari luar studio.

“Karena tidak kedap suara jadi musik yang dimainkan juga terdengar jelas. Kita juga mengimbau kepada pemilik studio untuk menambah fasilitas kedap suara agar ke depan tidak mengganggu warga sekitar,” katanya.

Selain itu, kedatangan polisi juga untuk menghindari studio tersebut menjadi tempat transaksi narkoba, tawuran, dan asusila karena sering para remaja berkumpul di studio tersebut.

“Untuk laporan tentang adanya transaksi narkoba tidak ada. Kita hanya mengimbau semoga tempat remaja yang sering nongkrong di sini tidak menjadi tempat transaksi narkoba dan sebagainya seperti yang ditakutkan warga sekitar. Untuk jam malam kita juga mengimbau agar studio tersebut dapat tutup lebih awal, karena masyarakat terganggu dengan suara bising musik saat hendak tidur,” pungkas Maruly.kardo