Pembunuh Bayaran Ditangkap Saat Jual Pecel Lele

Pembunuh Bayaran Ditangkap (1)Palembang- Sempat buron selama dua bulan, pembunuh bayaran bernama Yedi Wandra alias Yed (31), warga Desa Sukamerindu, Kecamatan Kikim Barat, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan, akhirnya berhasil ditangkap Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Palembang.

Yedi ditangkap petugas lantaran telah melakukan pembunuhan terhadap pekerja instalasi listrik Haniri (40), atas suruhan istri korban Epri (35), dengan imbalan uang sebesar Rp15 juta. Saat ciduk, ia sedang melayani pelanggan di salah satu rumah makan pecel lele di kawasan Jalan Veteran, Palembang, Senin (18/7).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa pembunuhan tersebut terjadi lantaran Epri sakit hati dengan suaminya karena sering dipukuli. Lalu, Epri menghubungi Yedi untuk bertemu di tempat rumahnya guna merencanakan pembunuhan tersebut.

Saat bertemu, Epri berjanji akan memberikan uang sebesar Rp15 juta, jika berhasil membunuh suaminya. Yedi kemudian diberi foto, dan nomor telepon korban.

“Tapi tidak langsung saya terima, saya pikir-pikir dulu. Karena sedang kepepet butuh uang untuk bayar utang sebesar Rp3 juta, akhirnya saya terima tawaran Epri itu lalu merencanakan aksi pembunuhan itu,” ujar tersangka saat gelar perkara di Mapolseresta Palembang, Selasa (19/7).

Setelah itu, Yedi menghubungi Haniri untuk pasang instalasi listrik di rumahnya. Bersama tersangka Ujang, keduanya menjemput korban di kawasan Jalan SP 1, Kecamatan Kikim Barat, Kabupaten Lahat, pada Sabtu (11/6) lalu.

“Ujang berboncengan dengan korban, saya mengiring motor mereka dari belakang. Ujang itulah, yang menikam korban sebanyak satu kali hingga dia terkapar. Sudah itu kami pulang ke rumah, dan melarikan ke Palembang bekerja di rumah makan pecel lele,” ucap Yedi.

Yedi menambahkan, hingga saat ini uang dijanjikan oleh Epri sebesar Rp15 juta belum diterimanya. “Kalau Ujang hanya saya kasih uang Rp50 ribu, kalau uang itu sudah dibayar baru akan bagi dengan dia,” imbuhnya.

Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Maruly Pardede mengatakan, penangkapan Yedi bemula adanya penemuan mayat yang terindikasi korban pembunuhan, lalu Polres Lahat melakukan penyelidikan kasus tersebut.

“Berdasarkan penyelidikan Polres Lahat, salah satu pelaku diperkirakan melarikan diri ke Kota Palembang, makanya mereka berkordinasi dengan kita. Semalam, kita mendapatkan titik terang pelaku, kita lakukan pengejaran dan berhasil menangkap pelaku yang sedang bekerja,” kata Maruly.

Menurutnya, kedua tersangka yakni pelaku Epri dan Ujang sudah diamankan terlebih dahulu oleh Polres Lahat. Selanjutnya, tersangka Yedi akan diserahkan juga ke Polresta Lahat guna melakukan penyelidikan lebih lanjut.

“Tersangka akan dikenakan pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, dengan ancaman pidana mati, kurungan seumur hidup atau setidak-tidaknya dipenjara 20 tahun penjara. Motif dari istri korban masih dalam penyelidikan satreskrim polres lahat,” pungkasnya.deny