Buron Dua Tahun, Pembunuh Tetangga Ditangkap 

Jpeg

Palembang – Pelarian tersangka pembunuhan terhadap Andri (28) warga Jalan Kapten Robani Kadir, Lorong Hikmah III, Kelurahan Talang Putri, Kecamatan Plaju Palembang berakhir sudah, setelah ditangkap Unit Satreskrim Polsek Plaju Palembang, Selasa (19/7) sekitar pukul 21:00 WIB.

Pelaku Marwan (28) yang merupakan tetangga dari korban sendiri, ditangkap saat berada dikediaamanya yang tak jauh dari lokasi kejadian. Kini, untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya tersebut, ia harus merasakan dinginnya balik jeruji besi Mapolsekta Plaju.

Menurut pengakuan Marwan, peristiwa pembunhan tersebut terjadi, pada tanggal 5-5-2014 sekitar pukul 20:00 WIB. Dimana, dirinya saat itu baru saja pulang dari memancing. Setibanya halaman rumah ia mendapati korban bersama rekan-rekannya sedang asik pesat minuman keras.

“Dia itu minta rokok dengan aku, ku kasihlah sebatang. Lalu dia bilang kalau rokok saya ini bau tai. Awalnya tidak saya ladeni, karena menganggapnya bercanda saja,” ujar tersangka saat gelar perkara di halaman Mapolsek Plaju, Rabu (20/7) pagi.

Akan tetapi, lanjutnya, Andri kembali berulah dengan menumpahkan miras jenis tuak ke halaman rumah tersangka. Tidak hanya batas itu saja, Andri meminta korban untuk mematikan seluruh lampu yang ada dirumahnya.

“Dari situ saya langsung panas pak, memanggil korban dan mengambil pisau yang sudah ada didepan rumah itulah. Terus, kami terlibat perkelahian, berebut pisau itu, dapat di saya. Langsung saya hujamkan ke dia. Tapi tidak tau berapa kali,” kata pelaku.

Setelah itu, dirinya langsung pergi ke rumah tetangga di kawasan Kertapati, lalu melarikan diri ke Bekasi selama satu tahun. “Saya di sana bekerja tukang bangunan, sudah itu ke Sekayu dan Lubuklinggau. Tapi, karena tidak tahan hidup tempat orang, saya pulang lagi ke Palembang,” jelas Marwan.

Sementara itu, Kapolsek Plaju AKP Mahajavet melalui Kanit Reskrim Ipda Juprius mengatakan setelah mendapatkan laporan dari masyarakat yang mengakatan kalau pelaku sudah pulang kerumah, pihaknya langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku.

“Dia ini DPO kejadian tahun 2014, kita sudah beberapa kali melakukan penangkapan dia, tapi hasilnya nihil. Namun, akhirnya pelaku berhasil kita bekuk setelah mendapatkan kalau pelaku pulang saat lebaran kemarin,” ujarnya.

Motif pembunuhan yang dilakukan pelaku, lantaran korban marah-marah saat ditegur oleh pelaku, lantaran minum-minum keras didepan rumahnya, sehingga terjadi perkelahian antara keduanya.

“Korban mengalami luka robek di pipi kiri, luka lecet leher dan dada, luka tusuk di dada kiri, di perut sebelah kiri, dan dipanggang. Pelaku akan dijerat pasal berlapis 338 KUHP Jo 351 KUHP dengan ancaman 15 tahun penjara,” tutupnya. (korankito.com/denny)