Operasi Ramadniya Turunkan Kriminalitas

Jpeg

Palembang – Selama Operasi Ramadniya Musi 2016 yang berlangsung selama 15 hari, terhitung sejak 30 Juni hingga 15 Juli 2016, angka kriminalitas di Kota Palembang, turun sangat drastis dibandikan pada Operasi Ketupat Musi tahun 2015.

Turunnya tindak kejahatan selama Ramadniya mencapai kurang lebih 65 persen. Jika ditahun sebelumnya, tindak gangguan Kamtibmas mencapai 46 kasus namun di tahun ini hanya terjadi 14 gangguan.

Diantaranya, sembilan kasus curat, tiga kasus curanmor, satu kasus curas, dan satu kecelakaan lalulintas. “Lakalantas tahun lalu ada empat kejadian, tetapi tahun ini hanya ada satu kecelakaan. Untuk tahun 2016 semuanya bisa ditekan, baik itu Lakalantas maupun gangguan Kamtibmas, ujar Kapolres Palembang, Kombes Pol Tommy Aria Dwianto, saat dimintai konfirmasi, Senin (18/7).

Menurutnya, penurunan tindak kriminal di Kota Palembang selama Ramadniya 2016, tidak terlepas dari upaya yang sudah dilakukan oleh anggota kepolisian Polresta Palembang. Seperti menerjunkan Unit Kecil Lengkap (UKL) yang melakukan patroli keliling kampung-kampung. Sehingga kedepannya, tambah bapak berpangkat melati tiga ini, upaya efektif dapat terus dijalankan untuk meminimalisir kejahatan dan menjaga situasi kondusif di kota Palembang.

“Babinkamtibmas akan kita terus maksimalkan. Aduan, masyarakat melalui SMS langsug kami tindak lanjuti. Untuk itu, kami berharap kedepanya angka kriminalitas dapat terus ditekan,” jelasnya didampingi Kabag Ops Polretsa Palembang, Kompol Andi Kumara. (korankito.com/denny)