My Laundry Tawarkan Jasa Cuci Yang Berbeda

IMG-20160719-WA0000

PAKAIAN – Sheisa salah satu pelanggan My Laundry sedang menunjukkan pakaian yang telah dicuci dengan jasa My Laundry

Palembang – Perkembangan teknologi yang semakin canggih serta padatnya aktivitas masyarakat perkotaan, membuat mereka mereka malas untuk melakukan pekerjaan rumah tangga seperti mencuci pakaiannya yang sudah kotor. Mereka ingin menghemat waktu, tenaga serta tidak mau repot-repot. Selain itu mereka juga menginginkan pakaian bersih dan wangi. Nah, kondisi inipun dijadikan Diza sebagai peluang usaha membuka usaha jasa cuci pakaian (laundry).

Menempati ruko di jalan Kancil Putih, Demang Lebar Daun Palembang, Diza membuka usaha laundry dengan nama My Laundry. Bisnis jasa pencucian pakaian yang baru ia rintis sejak beberapa bulan terakhir ini memberikan keuntungan yang cukup menjanjikan. Diza kepada korankito.com mengungkapkan, selain pencucian pakaian biasa, jas dan gaun, My Laundry juga menerima jasa pencucian gorden, bed cover, karpet, boneka, sepatu hingga stroller bayi.

“Kini untuk pelanggan sudah cukup banyak, muali dari warga sekitar Kancil Putih hingga dari beberapa wilayah Palembang lainnya. My Laundry pastinya memberikan pelayanan yang berbeda dengan jasa laundry lainnya, karena selain bersih, rapi, cepat dan harum, ada juga pelayanan jasa antar jemput untuk wilayah seputaran Kancil Putih,” ungkap pengusaha muda ini.

Diza mengatakan, dengan mesin cuci teknologi terbaru, harga yang ditawarkan kepada pelanggan cukup terjangkau yakni Rp6000/kg. My Laundry juga menerima laundry pakaian satuan dan pencucian cepat (ekspress).

“Pelanggan jasa laundry kiloan ini rata-rata para pekerja kantoran yang berada di seputaran Kancil Putih, tapi ada juga konsumen dari rumah tangga lainnya. Biasanya pelanggan yang datang mengantarkan pakaian hari ini, maka besok pagi sudah bisa diambil. Tapi kalau ada pelanggan yang ingin cepat selesai bisa dikerjakan dan ditunggu sekitar 5 jam saja,” katanya seraya menambahkan My Laundry buka sejak pukul 08.00-18.00 wib..

Mengenai omset usaha, menurut Diza, selama merintis My Laundry rata-rata per hari bisa menerima 70-100 kg order cucian pakaian dan sejenisnya bahkan kadang-kadang lebih. Jelang lebaran dan usai lebaran kemarin, omsetnya meningkat dari biasanya, lantaran banyak keluarga yang ditinggal mudik asisten rumah tangga. “Untuk sekarang, bagi pelanggan yang ingin mencuci sepatunya, My Laundry memberikan potongan harga sebesar 20 persen,” ujar Diza. (korankito.com/ria)