Bisa Dipercaya

Tangkap DPO Tawuran, Polisi Temukan Narkoba dan Upal

IMG_20160716_211627

Palembang – Anggota Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Palembang, kembali mengamankan satu tersangka tawuran yang melibatkan dua kelompok warga Lorong Terusan dan Lorong Jambu yang terjadi di Jalan Kadir TKR, Kelurahan 36 Ilir, Kecamatan Gandus Palembang, pada Sabtu (11/6) malam.

Adapun, tersangka yang diamankan yakni Hasan alias Abah Hasan (50) saat sedang berada tak jauh dari rumahnya, Sabtu (16/7) sekitar pukul 19:00 WIB.

Berita Sejenis

Pelaku Tawuran Ditembak Polisi

Produksi Upal dan Konsumsi Narkoba Jajang Diciduk Polisi

Modus Tawuran, ABG Rampas Motor

1 daripada 3

Berdasarkan data yang dihimpun, tertangkapnya Abah Hasan berawal dari adanya pengaduan masyarakat yang mengatakan kalau wilayah tersebut, kembali terjadi keributan tawuran. Lalu, anggota Satreskrim yang dipimpin oleh Kapolresta Palembang, Kombes Pol Tommy Arya Dwianto langsung mendatangi TKP.

Saat melakukan pengecekan, anggota Satreskrim melihat ada Abah Hasan yang melintas di lokasi. Lalu, Polisi langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku. Saat digeledah, dari kantong celana sebelah kanan pelaku ditemukan dua paket narkoba jenis sabu-sabu.

Guna melakukan pengembangan, anggota kepolisian Polresta Palembang langsung menggiring Abah Hasan kekediamannya yang tak jauh dari lokasi penangkapan. Kembali polisi menemukan uang palsu (upal) sebanyak Rp 4,455 Juta (empat juta empat ratus lima puluh lima ribu rupiah) pecahan uang Rp 50 ribu, Rp 20 ribu, Rp 10 ribu, dan Rp 5 ribu.

Kapolresta Palembang, Kombes Pol Tommy Aria Dwianto mengatakan Hasan memang sudah menjadi target operasi kepolisian sejak satu bulan terakhir, lantaran terlibat tawuran pada bulan 6 kemarin. “Saat kita mengecek laporan dari masyarakat, melintas pelaku. Jadi, langsung kita tangkap dia,” ujarnya.

Lanjutnya, saat digeledah petugas menemukan dua paket kecil sabu-sabu. “Akhirnya terus lakukan pengembangan terhadap tersangka. Kita langsung menggiring tersangka ke kediamannya. Kita kembali menemukan upal sebesar Rp 4,455 juta,” terangnya.

Kabag Ops Polresta Palembang, Kompol Andi Kumara didampingi Kasat Reskrim, Kompol Maruly Pardede mengungkapkan, awalnya tersangka akan dijerat pasal 170 KUHP. Namun, dengan adanya penemuan upal tersangka juga akan dikenakan pasal 245 KUHP

“Kita akan proses semua kasus tersebut. Tersangka dan barang bukti narkoba kita serahkan ke Sat Narkoba. Selain itu, kita juga akan proses dan lakukan pengembangan terkait peredaran narkoba yang dilakukan tersangka,” jelasnya. (korankito.com/denny)