Hendak Balas Dendam, Bocah Kelas 4 SD Bawa Sajam

Jpeg

Palembang – Dalam razia gabungan yang digelar Polresta Palembang dan Polsek Seberang Ulu (SU) I Palembang, di kawasan Jalan KH Wahid Hasyim, Kelurahan 2 Ulu, Kecamatan SU I Palembanh, berhasil mengamankan tiga Anak Baru Gede (ABG) yang kedapatan membawa senjata tajama jenis badik.

Adapun tiga ABG yang diamankan tersebut yakni, Fikri (14), Bu’ang (17) dan Andre (19), ketiganya merupakan warga Jalan KH Wahid Hasyim, Lorong Karya, RT 28, RW 02, Kekurangan 2 Ulu, Kecamatan SU I Palembang.

Berdasarkan data yang dihimpun di lapangan, ketiga pelaku mengendarai sepeda motor dengan bonceng tiga. Lalu, petugas kepolisian langsung menghentikan laju kendaran untuk memeriksa kelengkapan motor yang digunalan pelaku.

Namun, saat melakukan penggeledahan petugas kepolisian, menemukan sebilah badik yang tersimpan dibalik pinggang pelaku Fikri. Alhasil, ketiganya langsung diamankan ke dalam mobil untuk segera diproses.

Fikri mengakui kalau ia sengaja membawa senjata tajam tersebut untuk balas dendam, lantaran dua hari yang lalu pelaku mengaku kalau sudah menjadi korban pengeroyokan yang dilakukan segerombolan pemuda berjumlah 20 orang.

“Kami mau ke satu Ulu pak, mau balas dendam. Kemarin saya dikeroyok orang yang tak dikenal, kira-kira orang 20. Makanya saya membawa pisau itu. Baru satu kali inilah pak, bawanya semenjak dikeroyok itu,” ujar ABG yang masih duduk di kelas 4 Sekolah Dasar (SD).

Selain mengamankan tiga ABG tersebut, razia yang dimulai dari pukul 21:00 hingga 00:00 WIB itu menjaring puluhan sepeda motor yang tidak memiliki kelengkapan. Selanjutnya, kendaraan tersebut langsung digelandang ke Polresta Palembang.

Melihat adanya razia, beberapa pengendara nekat memutar balik kendaraannya. Bahkan, ada juga pengendara yang nekat menerobos puluhan petugas kepolisan dengan kecepatan tinggi. Satu pengendara sepeda motor terjatuh, lantaran menghindar dari kepungan anggota kepolisian.

Kabag Ops Polresta Palembang, Kompol Andi Kumara didampingk Kapolsek SU I AKP M Khalid Zulkarnaen mengatakan razia kali ini sedikitnya menerjuankan 364 personil kepolisian yang dilakukan secara serentak di 10 Polsek yang berada diwilayah hukum Polresta Palembang.

Hasilnya 80 sepeda motor dan dua mobil tanpa kelengkapan surat menyurat berhasil dikandangkan pihaknya. Bukan hanya itu saja, 3 warga yang membawa sajam, 21 anak-anak yang terlibat aksi tawuran juga ikut diamankan oleh anggota kepolisian.

“Razia ini kita lakukan secara rutin setiap malam Minggu, sasarannya untuk menekan semua tindak pidana terutama aksi kejahatan 3 C (curas, curat, dan curanmor) di kota Palembang,” tutupnya. (korankito.com/denny)