Bisa Dipercaya

Sampah Daun Kering Penuhi Halaman Kantor Camat  IB II

Sampah-Daun-Menumpuk-di-Kantor-Camat

Palembang – Hampir di setiap hari libur kerja dipastikan tidak ada petugas khusus kebersihan yang bertugas menyapu halaman kantor Camat Ilir Barat (IB) II Palembang. Pantauan korankito.com, Minggu (17/7)mengakibatkan, tampak sampah daun kering memenuhi halaman kantor Camat Ilir Barat (IB) II.

Nurdin warga setempat mengatakan, hampir setiap hari Minggu sampah daun ini menumpuk, sampah daun ini berasal dari pohon yang berada di pinggir jalan Makrayu. “Kemungkinan tidak adanya petugas kebersihan untuk menyapu halaman dan jalan di Kantor Camat ini menjadikan banyak sampah daun yang menumpuk,”  katanya

Berita Sejenis
1 daripada 3.090

Padahal, kantor camat yang memiliki arsitektur megah dengan bangunan dua lantai ini, menurutnya harus tetap bersih, mengingat gedung tersebut milik pemerintah. “Seharusnya kantor camat yang megah ini di tempatkan satu atau dua petugas kebersihan penyampu halaman supaya kantor tetap rapi dan bersih,” katanya.

Hal yang sama juga di ungkapkan oleh Sobri penarik becak setempat mengatakan, sampah daun ini yang menumpuk di halaman dan depan Kantor Camat ILir Barat II ini dapat di manfaatkan untuk menjadi pupuk kandang,Karena sampah  yang berasal dari daun cepat hancur.

“Caknyo yang aku jingok sampah daun ini hanya dimasukan kedalam bak sampah dan di buang bae. Sayang sekali sampah daun ini tidak bisa di manfaatkan untuk menjadi pupuk kompos. Padahal sampah daun ini cepat hancurnya dan tanaman cepat subur kalau dijadkan pupuk,”ungkapnya.

Terpisah, Sekretaris Camat Ilir Barat II, Eli Yanti, SE, yang di hubungi melalui telepon genggamnya mengatakan, sampah daun yang berada di halaman dan di luar Kantor Camat itu selalu dibersihkan setiap hari.

Memang saat ini, diakuinya lebih banyak dari hari biasa lantaran sedang musim kemarau ditambah ditiup angin. “Untuk petugas kebersihan itu kita sudah menyiapkannya, bahkan rumah petugas kebersihan itu tidak jauh dari kantor camat. Untuk kebersihan dan penyapuan sampah daun terus  di lakukan secara berkala. Kemungkinan sampah daun yang menumpuk tersebut itu sudah di lakukan pembersihan, namun kerana musim angin sekarang ini memudahkan daun yang berasal dari pohon yang berada di pinggir jalan gugur,”katanya.

Lebih lanjut Eli Yanti mengatakan, untuk penumpukan sampah pada musim angin, itu sudah menjadi hal biasa, karena baru saja di bersihkan tidak lama kemudian terjadi lagi penumpukan hal itu di sebabkan kerana musim panas ini daun yang berasal dari pohon cepat menguning dan tak lama di tiup oleh angin daun tersebut akan gugur.

“Kalau musim panas dan di sertai angin apalagi angin yang cukup kencang hampir semua daun di pohon itu mengalami gugur dan itu terjadi hampir setiap menit. Hal itu hal yang sudah biasa terjadi dan kejadian ini bisa terjadi di mana saja, setiap kantor yang berada tak jauh dari pohon akan mengalami hal yang sama,”ujarnya. (korankito.com/ria)