Pengaruh Narkoba, Indra Tabrak Polisi

IMG_20160717_164139
Palembang – Lantaran masih dalam keadaan tidak sadar, diduga pengaruh narkoba, membuat Muhammad Indra (34) warga Jalan Bungaran III, No 254, RT 06, RW 02, Kelurahan 8 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I Palembang, menabrak petugas kepolisian yang sedang pengecekan kendaraan bermotor.

Akibatnya, seorang petugas kepolisian dari Polsek Ilir Timur (IT) I Palembang, A Bastari (40) harus mendapatkan perawatan di Rumah Sakit (RS) Charitas usai ditabrak pelaku dengan menggunakan mobil Datsun nopol provit, di Jalan Jendral Sudirman tepatnya depan pintu masuk RSK Charittas, Minggu (17/7) sekitar pukul 00:00 WIB dini hari.

Berdasarkan data yang dihimpun, kejadian naas tersebut bermula saat korban usai melakukan razia rutin di kawasan Jalan Jendral Sudirman. Lalu, korban bersama anggota polisi lainnya mengendarai sepeda motor Yamaha Mio Sporty nopol BG 6497 ZI yang merupakan hasil razia ke Mapolsekta IT I Palembang.

Setibanya di lokasi kejadian, korban dan temannya tersebut menghentikan sepeda motor tanpa nomor polisi. Saat melakukan pengecekan itulah, Bastari bersama empat kendaraan bermotor lainya lansung ditabrak pelaku dari belakang. Laju kendaraan pelaku tidak berhenti, kembali menabrak mobil Avanza yang hendak masuk ke RSK Charittas.

Usai menabrak mobil tersebut, Indra mencoba melariakan diri dengan memacu kendaraan dengan cepat. Namun, sial saat berada di depan Hotel Anugrah mobil nopol BG 7081 XP warna putih tersebut, mengalami pecah ban dan tersangka berhasil diamankan oleh pihak kepolisian.

Melihat gelagat yang mencurigakan, dengan didampingi Kasat Narkoba Polresta Palembang Rocky Marpaung, Kapolse IT I AKP Rivanda, masyarakat langsung melakukan penggeledahan terhadap mobil tersangka, ditemukan narkoba jenis sabu-sabu, satu alat hisap bong bekas pakai, satu butir obat yang diduga Happy Five.

Kabag Ops Polresta Palembang, Kompol Andi Kumara mengatakan saat ini tersangka Indra diserahkan ke Satuan Reserse Narkoba Polresta Palembang, guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Barang bukti yang kita amankan, mobil Datsun milik pelaku, empat sepeda motor yang ditabrak oleh pelaku, satu unii handpone merk Nokia, satu buah bong bekas pakai, satu paket diduga sabu, dan satu butir obat yang diduga Happy Five,” jelasnya.

Lanjutnya, aksi nekat tersangka diduga dalam pengaruh narkoba yang baru saja digunakannya. Dugaan itu cukup beralasan. Sebab saat dilakukan penggeledahan, polisi menemukan seperangkat alat hisap sabu (bong) berikut satu paket sabu bekas sisa pakai di dalam mobil warna putih milik tersangka tersebut.

“Diduga, aksi nekat itu dilakukan lantaran tersangka masih dalam pengaruh narkoba yang baru saja dikonsumsinya. Kita temukan barang bukti yang diduga narkoba di dalam mobilnya. Selanjutnya, dia kita serahkan ke Satres Narkoba Polresta Palembang untuk diperiksa dan diproses lebih lanjut,” jelasnya. (korankito.com/denny)