Bisa Dipercaya

Sawah Lebak Gandus Memakai Sistem Tanam Jajar Legowo, Panen Satu Tahun Dua Kali

harno tanam padi

Palembang – Kegiatan tanam padi kembali dilakukan Walikota Palembang H.Harnojoyo, Jumat (15/7). Penanaman jenis padi ciherang pun dilakukan disawah lebak seluas 1.200 ha di kelurahan Pulokerto Kecamatan Gandus Palembang.

Penanaman dengan cara mengatur jarak antara benih pada saat penanaman (Jajar Legowo) dengan membuat lorong yang luas serta memanjang seperti barisan tanaman  memiliki keuntungan tersendiri untuk hasil panen yang baik karena bisa ditanam bukan hanya pada musim penghujan saja, namun bisa disegala musim dengan mengandalkan sistem pengairan yang dibuat langsung seperti  siring untuk pengairan melalui Sungai Musi.

Berita Sejenis

12 Terduga Teroris Diringkus di Sumsel

Petani Tewas Bersimbah Darah

Hanya Tuhan, Suami dan Dokter yang Tahu Jenis Kelamin Anak…

1 daripada 3.066

“Saya optimis jika petani yang ada di kota Palembang ini, khususnya Kelurahan Pulokerto bisa maju dengan adanya bantuan dan penyuluhan dari Dinas Perikanan  Pertanian dan Kehutanan  (DP2) Kota Palembang dan bisa menjadi pemasok beras di Kota Palembang,” kata Harnojoyo usai melakukan penanaman padi.

Adanya kendala sistem pertanian yang biasanya mengandalkan sistem sawah tadah hujan dengan melakukan penanaman di musim penghujan saja, dengan lahan seperti ini, yang dekat dengan sungai musi maka bisa ditanam disegala musim dengan begitu sistem produksinya akan sampai dua kali panen dalam satu tahun.

Selain itu, penanaman padi ini juga, kata orang nomor satu di Kota Palembang ini untuk mensuport  Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dalam produktivitas panen padi lebak. Untuk tahun ini saja, dikatakan Harno DP2K juga telah melakukan panen  raya di Sematang Borang  dan kini di periode ke dua pada bulan April- September kembali memasuki masa tanam padi di Kelurahan Pulokerto.

“Sungai disini sangat dekat, nah masalah yang dihadipi petani saat memasuki musim kering adalah masalah pengairan. Maka dari itu Dinas Pertanian harus bisa memprioritaskan permasalahan ini agar bisa diselesaikan permasalahannya, tentunya semua ini harus dilakukan dengan kerja keras,” tegasnya.

Sementara itu,  Kepala DP2K  Ir. Harrey Hadi menjelaskan  sistem tanam padi jajar legowo memberikan keuntungan  membuat sirkulasi udara lebih lancar dan optimal, sehingga mengurangi resiko penyakit akibat jamur dan hama. (korankito.com/ria)