Bisa Dipercaya

Rusak Mobil Tetangga, Rozali Ditangkap Polisi

IMG_20160714_233025

Palembang – Lantaran kesal tidak diberikan uang yang dimintanya, membuat M Rozali (31) warga Jalan KH Azhari, Kelurahan Tangga Takat, Kecamatan Seberang Ulu (SU) II Palembang, nekat mengancam dan menghancurkan mobil milik tetangganya sendiri. Kini, atas ulahnya tersebut, membuat ia harus merasakan dinginnya balik jeruji besi Mapolsek SU II Palembang, usai ditangkap Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polsek SU II, saat berada dikediamannya, Kamis (14/7) sekitar pukul 23:00 WIB.

Berdasarkan data yang dihimpun, kejadian pengancaman dan pengrusakan itu, terjadi pada Rabu (13/7) sekitar pukul 10:00 WIB. Dimana, Rozali mendatangi rumah milik Ahmad Rifai (45) yang terletak dikawasan Jalan KH Azhari, RT 12, No 14, Kelurahan Tangga Takat, Kecamatan SU II Palembang.

Berita Sejenis
1 daripada 6

Lalu, pelaku meminta uang kepada korban, akan tetapi permintaan Rozali tidak dihiraukan Rifai. Sehingga pelaku naik pitam, dan langsung mengejar korban sembari mengancam akan membunuhnya dengan sebilah senjata tajam (sajam) jenis pisau lipat yang sudah dibawa pelaku.

Merasa nyawanya terancam, korban pun langsung melarikan diri ke lantai II rumahnya. Sedangkan, Rozali memilih untuk meninggalkan rumah tersebut. Namun, saat hendak keluar ia menemukan batrey sepeda motor (aki) dan dilemparkannya kearah kaca belakang mobil Avanza korban bernopol BG 1356 IJ.

Kemudian, pelaku pun kabur. Sedangkan korban masih tetap bersembunyi di dalam rumahnya. Melihat kondisi sudah aman, korban pun langsung melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek SU II Palembang. Kabag Ops Polresta Palembang, Kompol Andi Kumara didampingi Kapolsek SU II Kompol Mulyono mengatakan setelah mendapatkan laporan dari korban, pihaknya segera melakukan penyelidikan. “Pelaku berhasil kita amankan dirumahnya,” jelasnya.

Lanjutnya, pelaku akan dikenakan pasal 335 KUHP dan 406 KUHP tentang pengancaman dengan menggunakan senjata tajam dan pengrusakan barang milik orang lain. “Dari pelaku kita amankan satu bilah sajam jenis Carter warna biru yang digunakan pelaku untuk mengancam korban dan satu unit mobil Avanza yang kaca belakangnya pecah dilempari pelakj dengan batrey SPM,” katanya.

Sementara itu, tersangka mengatakan jika ia nekat melakukan tersebut, lantaran kesal dengan korban yang tidak bisa memenuhi keinginannya. “Saya khilaf pak, saya menyesal melakukannya. Sebenarnya tidak ada niat, tapi saat saya meminta uang, dia tidak bisa memberikannya. Makanya saya ancam dia,” ujarnya singkat. (korankito.com/denny)