Polisi Ringkus Satu Keluarga Pelaku Curanmor

20160713_134954-1

Palembang – Satu keluarga yang berdomisili Desa Srimiarti, Kampung Bali, Kecamatan Banyuasin terbilang kompak dalam melakukan aksi kejahatan. Yakni tersangka Agung (21) Bersama tiga orang sepupunya, pelaku berhasil menggondol tujuh unit sepeda motor hanya dalam waktu sebulan.

Diketahui, pelaku Agung ditangkap di kediamannya, Selasa (12/7). Tersangka yang bekerja sebagai buruh bangunan itu diringkus dari pengembangan keterangan seorang pelaku lain yang lebih dulu ditangkap bernama Adi Saputra. Sementara dua sepupunya masih dinyatakan buron, berinisial SR dan WY.

Agung yang telah ditetapkan tersangka mengaku hanya bertugas sebagai pengintai setiap beraksi di tujuh tempat berbeda. Sementara pemetik diperankan tiga pelaku lain menggunakan kunci T. “Kami ada ikatan keluarga pak, sepupu saya cuma mengintai saja,” ungkap tersangka saat diamankan di Mapolda Sumsel, Rabu (13/7).

Dikatakan Agung, dalam memetik sepeda motor curian, para pelaku hanya membutuhkan waktu satu menit untuk merusak kontak. Barang curian langsung dibawa ke desa mereka, selanjutnya dijual ke pemesan dan masing-masing pelaku mendapatkan Rp 600 ribu per unit.

“Dalam kurun waktu satu bulan kami sudah sapat tujuh motor pak, semuanya dicuri di Palembang, ada di parkiran, Pasar Cinde, Indomaret sama Alfamart,” ujarnya.

Direktur Krimum Polda Sumsel Kombes Pol Daniel Tahi Monang Silitonga mengatakan, dugaan sementara para pelaku merupakan komplotan curanmor yang sudah lama beraksi di wilayah Banyuasin dan Palembang. Hal ini dibuktikan dengan ditemukannya sepucuk senjata api rakitan dan dua butir peluru yang ditemukan saat penggeledahan di rumah pelaku SR.

“Mereka ini komplotan yang anggotanya masih satu keluarga. Selain mencuri, mereka juga pernah melakukan begal dan kekerasan terhadap korban,” pungkas Silitoga.(korankito.com/kardo).