Pelaku Teror Bom Myria Sudah Terdeteksi

20160603_161857

Palembang – Terror bom yang sempat menggegerkan sebagian warga rumah Sakit Myria beberapa waktu lalu, membuat pihak kepolisian kian gencar memburu pelaku yang meneror via telepon tersebut. Meski belum mengantongi identitasnya, pihak kepolisian mengklaim jika sudah mengetahui keberadaan pelaku.

Diungkapkan Direktur Kriminal Umum Polda Sumsel Kombes Pol Daniel Tahi Monang Silitonga jika pihaknya kini sudah mengetahui keberadaan pelaku dan tinggal menunggu waktu saja. Bahkan, pihaknya terus memburu pelaku yang diperkirakan masih berada di wilayah Sumsel. Penyelidikan juga dilakukan melalui koordinasi dengan PT Telkom untuk melacak nomor telepon pelaku teror.

“Dari hasil pengembangan, pelakunya masih di daerah Sumsel ini, kita hanya menunggu waktu saja untuk meringkus pelaku. Namun, nomornya masih dalam pendalaman,” ungkap Silitonga, Rabu (13/7).

Selain memburu pelaku, kata dia, penyidik juga menyelidiki motif teror tersebut. Sebab, teror serupa pernah ditujukan kepada RS itu pada tahun 2012 lalu.

“Sempat terjadi di tahun 2012 lalu ada juga teror di RS Myria. Kita cari tahu apa motifnya, mungki juga pelakunya sama,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, RS Myria yang berada di Jalan Kolonel H Burlian Palembang mendapat teror bom dari penelpon gelap, Senin (11/7) sekitar pukul 10.30 WIB lalu. Teror ini diterima petugas operator bernama M Catur Yuliantoro (19) yang menerima dua kali telepon dari seseorang. Suara dalam komunikasi telepon pertama tidak jelas dan setelah telepon kedua baru terdengar kalimar ‘rumah sakit kamu akan saya bom’ dari penelpon. Mendengar perkataan tersebut, Catur menghubungi security dan dilanjutkan melapor ke kantor polisi.

Jajaran polisi militer, tim Gegana Anti Teror, dan Brimob Polda Sumsel langsung menyisir RS Myria.(korankito.com/kardo).