STIK Siti Khadijah Siap Menjadi Universitas

IMG_20160713_105710_AO_HDR

Palembang – Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIK) Islam Siti Khadijah kota Palembang kembali melakukan penyegaran ditingkat sumber daya manusia (SDM). Peningkatan SDM ini tentu saja dipercaya dapat memenuhi cita-cita STIK Islam Siti Khadijah untuk berevolusi menjadi Universitas kesehatan berbasis Islam.

Kepada Koran kito Edwan menjelaskan beberapa visi dan misinya untuk memajukan pendidikan di STIK Islam Siti Khadijah tersebut, pertama yang akan ia benahi adalah bagian SDM dengan meningkatkan kualitas baik dari dosen dan karyawan lainnya. Sedangkan, kedua akan membenahi sistem manajemen agar sesuai dengan standar yang ada dan meningkatkan akreditasi serta hubungan dengan masyarakat.

“Akan kita evaluasi, lalu akan kita tingkatkan kualitas SDMnya dan juga manajemennya agar sesuai dengan standar yang ada,” jelas Edwan ketika ditemui usai pelantikannya sebagai ketua STIK Siti Khadijah periode 2016-2020 di STIK Siti Khadijah, Rabu (13/07).

Mengenai peningkatan status, ia mengatakan untuk berevolusi dari sekolah tinggi menuju universitas tidaklah mudah, banyak aspek-aspek yang harus ditambah dan dibenahi terlebih dahulu serta sarana prasarana juga harus dilengkapi. Menurut standar Dikti, untuk setiap Program Studi harus memiliki laboratorium sendiri-sendiri.

“Kita siap untuk menjadi universitas hanya saja masih ada beberapa aspek yang harus dibenahi dan ditambahkan. Untuk kelengkapannya sendiri hingga saat ini sudah mencapai 70%. Saya harap dengan bantuan dari pihak Kopertis dan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dapat mempercepat progresnya,” harapnya dengan segera.

Menurutnya, untuk menjadi universitas, sebenarnya beberapa persyaratannya sudah terpenuhi. Ini terbukti dari SDMnya yang telah mumpuhuni serta skill mahasiswanya juga sudah mampu bersaing. Harapan saya agar kedepannya untuk mengambil gelar S2 atau masternya dapat linear karena saat ini masih banyak yang belum linear dengan gelar sebelumnya.

Untuk hubungan internasional, sebelumnya sudah menjalin kolaborasi dengan universitas dari Thailand dan Filiphina. Kita juga sudah menjalin hubungan dengan salah satu universitas di Australi dan saat ini kita menunggu follow up dari dari Guangzhou Hospital.

“Kita sudah menjalin hubungan internasional dengan beberapa universitas luar negeri seperti, Thailand, Filiphina dan baru-baru ini di universitas Griffith South East Queensland, Australia karena saya alumni disana,” kata dia.

Senada, Achmad Ridwan Mantan ketua STIK Islam Siti Khadijah berharap agar akreditasi STIK ini dapat segera meningkat dari C ke B serta juga dapat segera menjadi universitas. Hambatan kita saat ini masih kekurangan SDM dan sarana prasarana pendukungnya.

“Kalau saya melihatnya dalam kurun waktu 10 tahun bahkan kurang, STIK bisa berevolusi menjadi Universitas. Harapan saya agar akreditasinya dapat segera meningkat,” pungkasnya. (korankito.com/eja)