Harga Sayur Mayur Masih Tinggi

IMG_20160607_114837_AO_HDRPalembang-Hingga H+4 Idul Fitri 1437 Hijriah harga berbagai sayur mayur masih mengalami kenaikan.

Pantauan Koran Kito di pasar-pasar kawasan Km 5 Palembang, harga  sayur bayam, sayur katu dan juga sayur daun ubi cukup mengalami kenaikan yang signifikan.

Mainah, pedagang sayur di Pasar KM 5, mengaku pascalebaran dirinya menjual sayur bayam, katu, kangkung dan sayur daun ubi seharga Rp4.000 per ikat.

“Biasa harganya cuma Rp2.000 hingga Rp2.500 per ikat. Tapi memang sudah menjadi tren kalau pascalebaran harga sayur mayur naik,” katanya, ketika ditemui di Pasar KM 5, Minggu (10/7).

Menurutnya, mahalnya harga sayur mayur ini juga dikarenakan pendistribusiannya kurang maksimal. Harga sayur lainnya seperti sayur asam yang biasa dijual Rp3.000 per bungkus saat ini mengalami peningkatan menjadi Rp5.000 per bungkus.

Selain itu, harga tahu dan tempe pun mengalami kenaikan. Biasanya harga tempe hanya Rp4.000 menjadi Rp5.000 dan yang harga Rp 5.000 menjadi Rp 6.000. Sedangkan harga tahu berkisar mulai Rp1.500 hingga Rp 2.000 per buah dari biasanya hanya Rp.000.korankito.com/eja