Atlet Cilik Muaythai Mulai Genjot Latihan

IMG-20160710-WA0004Palembang-Usai menikmati libur, atlet Muaythai cilik Sumatera Selatan Muhammad Daffahulkhoyr kembali menjadi latihan seperti biasa. Ini dilakukan untuk mempersiapkan diri pada ajang pra kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (Pra-PON) Remaja, di Jambi , November.

Ia yang bakal turun di kelas 30Kg putra terus digenjot berlatih oleh sang ayah. Apalagi, dalam Pra-PON nanti ada lawan tangguh dari Jateng yang telah menantinya. Untuk itulah, Daffa, panggilan akrabnya, giat berlatih pagi dan sore demi meraih tiket PON juga untuk membayar kekalahannya saat Kejurnas Muaythai di Subang, beberapa waktu lalu.

“Mulai latihan lagi. Kita tidak ada waktu berleha-leha, waktunya mepet. Jika tak cepat kita akan tumbang. Apalagi, di luar sana lawan sudah jauh-jauh hari bersiap,” ujar Irwanto pelatih sekaligus ayah kandung Daffa.

Daffa memang dilahirkan dari keluarga petarung. Ayahnya Irwanto merupakan peraih medali emas PON Wushu tahun 2008. Sedangkan Ibunya Rina merupakan pesilat. Selain itu mulai dari paman hingga sepupunya semua merupakan atlet beladiri.

Meski baru berusia 10 tahun, dalam debut perdananya di cabor Muaythai, Daffa sukses meraih perunggu setelah menyerah dari lawannya asal Jateng. Tapi Daffa tak mau putus asa, berkat motivasi dari keluarga kini ia kembali berjuang untuk Sumsel.

“Targetnya meraih tiket PON dulu. Jika tembus baru kejar medali. Tapi dengan cita-cita itu latihan harus kerja keras, ditambah doa dan dukungan pengurus Muaythai,” ucap Irwanto

Saat ini memang tidak hanya Daffa yang dipersiapkan. Pelatih Muaythai Sumsel berharap bisa turun full di semua kelas dalam Pra-PON Remaja nanti. Banyaknya bibit muda yang bertalenta membuat pelatih banyak pilihan untuk menurunkan siapa di Pra-PON.

“Selain Daffa ada beberapa nama. Tapi semua harus latihan dengan kerja keras. Karena kita ingin yang turun adalah yang benar-benar berpotensi untuk tiket PON,” imbuh Sekum Muaythai Lirman.korankito.com/resha