Dianiaya Teman, Hasan Lapor Polisi 

Jpeg

Jpeg

Palembang – Sial yang dialami oleh Hasan Basri (33) warga Rumah Susun (Rusun) Blok 20 lantai III, No 60, RT 39, RW 08, Kelurahan 24 Ilir, Kecamatan Bukit Kecil Palembang. Pasalnya, ia harus mengalami luka memar di bagian kepala sebelah kiri, setelah dipukul oleh temannya sendiri.

Atas kejadian penganiayaan tersebut, membuat dirinya mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisan Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, untuk melaporkan Sabirin alias Kiyai yang tinggal di kawasan Kertapati, Jum’at (8/7) sekitar pukul 16:00 WIB.

Berdasarkan data yang dihimpun, kejadian tersebut bermula pada Jum’at (8/6), pagi. Dimana saat itu, korban Hasan sedang berjualan dikawasan Jalan Jendral Sudirman Lorong Basah, tepatnya di depan Toko Amanah, Kelurahan 16 Ilir, Kecamatan Ilir Timur (IT) I Palembang.

Lalu, diduga tidak senang lantaran Hasan melihat kearah pelaku. Membuat Kiyai naik pitam dan langsung menyerang korban dengan cara memukul kepala bagian kiri sebanyak satu kali dari arah belakang. Tidak batas itu saja, pelaku kembali mengejar korban dengan menggunakan senjata tajam jenis pisau.

Melihat nyawanya terancam, korban pun langsung melarikan diri meninggalkan pelaku yang sedang emosi tersebut. Merasa takut peristiwa tersebut terulang lagi, Hasan akhirnya melaporkan Kiyai ke Polresta Palembang.

“Dipukulnya satu kali pak, di bagian kepala belakang, dengan menggunakan tangan kosong. Sekarang saja, kepala saya masih terasa sakit, makanya saya lapor polisi. Katanya, dia itu prema disana, kalau kemana-mana sering bawa pisau,” ucap korban Hasan.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Maruly Pardede mengatakan pihaknya sudah menerima laporan dari korban untuk segera ditindak lanjuti. “Pihak kita sedang melakukan penyelidikan, kalau memang bersalah, terlapor akan dijerat pasal 351 KUHP,” ucapnya. (korankito.com/denny)