Nyopet, Ibu Tiga Anak Ditangkap Polisi

Jpeg

Palembang – Berdalih untuk menambah uang lebaran, membuat Husna Wati (30) warga Jalan Faqih Usman, Lorong Kapitan, No 2158, RT 19, Kelurahan 1 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I Palembang, harus mendekam dibalik jeruji besi, Mapolsek Plaju Palembang.

Pasalnya, ibu tiga anak ini kedapatan melakukan pencopetan terhadap dua korbannya yakni, Tini (66) dan Ratna Sari Dewi (61), saat sedang asik berbelanja di Pasar Plaju, di kawasan Jalan Kapten Abdullah, Kecamatan Plaju Palembang, Sabtu (2/7) pagi.

Kapolsek Plaju, AKP Mahajavet mengatakan saat tim Unit Kecil Lengkap (UKL) Polsek Plaju sedang melakukan patroli, pihaknya melihat korban Tini yang sudah kecopetan. Dan, mendapatkan ciri-ciri pelaku dari korban, Unit UKL langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku.

“Usai menanyakan ciri-ciri dari pelaku, kita langsung melakukan penyisiran di lokasi kejadian. Dan, berhasil mengamankannya saat sedang berbelanja. Korban dan pelaku akhirnya kita bawa ke Mapolsek Plaju,” jelasnya saat gelar perkara diruanganny.

Setibanya di Polsek Plaju, pihaknya kembali melakukan penggeledahan, hasilnya ditemukan kembali satu buah handpone Samsung Galaxi. Tidak lama berselang, datanglah korban Ratna untuk melaporkan jika kehilangan telepon di pasar Plaju.

“Kita memberikan ciri-ciri handpone kepada Ratna, dan ia membenarkan kalau itu HP miliknya. Jadi, dihari yang sama, pelaku ini melancarkan aksinya sebanyak dua kali, dengan Jedah waktu setengah jam,” katanya.

Lanjutnya, pelaku akan dikenakan Pasal 362 KUHP dengan ancaman kurungan selama lima tahun penjara. “Untuk barang bukti, kita amankan uang sebesar Rp 875 ribu milik korban Tini, dan Hp Samsung Galaxi Core warna putih milik Ratna, pelaku akan dikenakan pasal 362 KUHP,” ucapnya.

Sementara itu, pelaku Ratna mengakui perbuatan, ia terpaksa melakukannya untuk menambah uang lebaran. Lantaran, uang yang diberikan suaminya dari bekerja sebagai tukang las, tak cukup memenuhi kebutuhan hidupnya.

“Anak kami tiga pak, suami saya bekerja tukang las, tidak cukup memenuhi kebutuhan untuk lebaran, makanya saya nekat mencuri. Baru satu kali inilah pak, saya juga menyesal melakukannya,” tutupnya. (korankito.com/denny)