Usai Lebaran, BKB Bersih Dari PKL dan Parkir

774953_05141210052016_Kurniawan

Palembang – Dalam rangka menyambut Palembang EMAS dan Asian Games 2018, Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang giat membangun dan membenahi titik-titik lokasi (centerpoint) yang akan menjadi tujuan utama wisatawan. Terkait hal ini Pemkot akan menertibkan dan memperindah Benteng Kuto Besak (BKB).

Dalam rangka menjaga ketertiban dan keindahan Benteng Kuto Besak (BKB), Pemerintah Kota Palembang usai lebaran nanti akan menormalisasikan pelataran BKB dari pedagang kaki lima (PKL) dan bazar dengan waktu yang cukup panjang. Ketegasan Pemkot ini digerakkan untuk menyambut Palembang EMAS dan Asian Games dimana Palembang sebagai tuan rumah penyelenggara olahraga internasional.

Pelaksana Tugas (Plt) Sekda Kurniawan AP menjelaskan kepada Koran Kito dengan peraturan daerah (Perda) no. 44 tahun 2002 dan Perda No.13 tahun 2007 bahwa Pemkot akan menutup seluruh kegiatan yang ada di pelataran BKB mulai 10 juli nanti, mengingat BKB merupakan tempat bersejarah dan destinasi wisata kota Palembang.

“Untuk PKL direncanakan akan dipindahkan ke bawah Ampera dan untuk parkir yang ada di BKB juga tidak boleh lagi ada disana. Agar kinerja lebih baik, kita akan membentuk tim terpadu, dimana tim ini terdiri dari aparat kepolisian, TNI, Pol PP,Dishub dan Disperindagkop,”jelas Kurniawan saat membuka rapat koordinasi membahas Bazar di BKB, Rabu (29/06).

Lanjutnya, wahana sekaligus tempat olahraga masyarakat Palembang Kambang Iwak (KI) akan dibersihkan dari PKL. Selama ini kegiatan melalui perizinan dari Pariwisata namun untuk sekarang harus meminta izin secara langsung dari Walikota Palembang.

“Penertiban ini kita lakukan usai lebaran nanti mulai 10 Juli 2016. Jadi sebelum tanggal tersebut nanti ada pemberitahuan terlebih dahulu dalam penertiban tersebut. Untuk masyarakat yang hendak kesana, kendaraanya harus parkir jauh dari BKB. Ya harus berjalan kaki untuk kesana nanti dari pihak Dishub sebelum menutup arus lalulintas tersebut akan melakukan rekayasa kendaraan, nantinya kegiatan ini secara serentak dengan pembangunan tugu belido,” bebernya.

Senada, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Tatang Direja, menambahkan jika tim terpadu ini akan bekerja sesuai SOPnya, artinya Pol PP menertipkan PKL dan untuk kendaraan akan ditertibkan oleh Dishub tentunya.

“Sesuai arahan Pak Sekda akan dibuat pos terpadu untuk memantau dan menertibkan kegiatan disana,” pungkasnya. (korankito.com/eja)