Meresahkan, Puluhan Pria Diamankan Petugas

IMG_20160628_131833-1 (1)Palembang–Sedikitnya 43 pria yang diduga preman dan sering meresahkan warga di sekitar Pasar Lemabang, Sekip Ujung dan Sekip Pangkal Palembang, diciduk aparat Jatanras Polda Sumsel.

Selain preman, lima orang yang tengah asyik berjudi pun tak luput dari razia petugas. Bahkan satu orang pun kedapatan membawa senjata tajam. Puluhan preman yang badannya rata-rata penuh tato ini kemudian diangkut menggunakan mobil truk dan dibawa ke Mapolda Sumsel untuk didata dan dibina.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel Kombes Pol Daniel Tahi Monang Silitonga melalui Kasubdit III Jatanras AKBP Hans Rahmatullah mengatakan,
operasi bersih preman ini dalam rangka cipta kondisi terutama menjelang lebaran.

“Karena banyaknya laporan masyarakat yang menyebut para preman ini sering meresahkan di tempat umum seperti memalak, jadi kita lakukan razia demi keamanan” ungkap Hans, Selasa (28/6).

Selain itu, kata Hans, puluhan preman ini memanfaatkan situasi bulan
Ramadhan untuk meminta tunjangan hari raya (THR) kepada para sopir.
Hal ini tentu meresahkan para sopir yang biasa melintas di kawasan
tersebut.

“Semuanya diangkut dan selanjutnya didata. Kalau memang ada yang terlibat tindak pidana akan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku. Operasi ini akan terus berlanjut hingga menjelang Lebaran, dan apabila mereka yang lebih dari satu kali ditangkap akan diproses,” terangnya.

Salah satu pria yang diamankan, Rubi (28) mengaku tengah menjaga parkir di salah satu bank di Sekip. “Tidak tahu, saat saya menjaga parkir tiba-tiba polisi datang dan langsung dibawa,” kilahnya.

Sedangkan salah satu preman yang kedapatan membawa senjata tajam,
Firlianto (48), warga Jalan Iswahyudi, Kecamatan IT II mengatakan,
membawa sajam untuk berjaga-jaga dari orang lain.

“Tidak saya gunakan untuk apa-apa. Hanya untuk pegangan
saja. Entah tiba-tiba ada orang yang tak dikenal menyerang saya,” akunya. (Korankito.com/kardo).