Bisa Dipercaya

Dishub Pasang Rantai Besi Permanen Samping PS Mall

IMG-20160629-WA0003

Palembang – Untuk memberi rasa nyaman bagi pejalan kaki untuk melintas serta mengurangi kemacetan, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang memasang pagar rantai permanen di jalan Pingpong samping PS Mall. Pagar sepanjang kurang lebih 20 meter tersebut membentang di sepanjang jalan Pimpong terutama arah pintu masuk PS Mall.

Pantauan korankito, Rabu (29/6) tampak area  yang dipasang pagar rantai permanen sudah steril dari parkir motor. Namun juru parkir (jukir) masih ada yang mengatur parkir kendaraan roda dua tersebut di area lain yang tidak dirantai. Meski demikian, rantai pembatas tersebut mampu mengurai kemacetan dan bisa dengan nyaman dilintasi pejalan kaki.

Berita Sejenis
1 daripada 22

Kabid Pengawasan Pengendalian dan Operasional Dishub Palembang, Isranedy mengatakan, sudah sebulan ini pihaknya melakukan pengerjaan pemasangan rantai besi permanen tersebut. “Sengaja hanya kita pasang di jalur samping PS Mall dekat pintu masuk karena disanalah sering terjadi kemacetan dan pejalan kaki terganggu,” ujarnya.

Selain menghindari parkir liar, pihaknya memang sengaja menyediakan space khusus untuk pejalan kaki agar tidak berdesakan dengan kendaraan. “Meski masih ada jukir yang seenaknya memarkirkan motor di area lain, setidaknya semenjak rantai tersebut dipasang kemacetan tidak parah lagi,” ungkapnya.

Seorang pengunjung PS Mall, Yanti mengatakan, sejak adanya pagar rantai besi di area tersebut ia tidak takut lagi disenggol mobil maupun motor yang lewat karena macet. “Biasanya parkir motor di tempat resmi (parkir karcis-red) di samping PS depan pintu masuk. Tapi saat bejalan kaki menuju PS sering disenggol motor. Makanya untung sekali dipasang pembatas tersebut,” jelasnya.

Sebelumnya kawasan di jalan Pimpong ini merupakan salah satu titik kemacetan yang cukup parah. Ini dikarenakan pengunjung PS Mall dan hotel Aryaduta sering memarkirkan kendaraan roda dua di pinggir jalan dan tidak masuk ke tempat parkir karcis. Meskipun Dishub sendiri sering menertibkan, namun jukir nakal masih berulah dan kucing-kucingan dengan petugas. (korankito.com/ria)