Bisa Dipercaya

Vaksin Palsu Tidak Ditemukan Di Palembang

Anton-Suwindro-4

Palembang – Maraknya peredaran vaksin palsu yang ditemukan disalah satu rumah sakit swasta yang ada di jakarta dipastikan tidak terjadi di Palembang. Kepala Dinas Kesehatan memastikan tidak ditemukannya vaksin palsu yang beredar di Palembang. Jaminan tidak adanya vaksin palsu ini, dipastikan vaksin yang didistribusikan disetiap kecamatan langsung diberikan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pusat.

“Untuk rumah sakit yang ada di Palembang, juga mendapatkan stok vaksin dari Dinkes Palembang,” kata Anton, Senin (27/6).

Berita Sejenis
1 daripada 3.075

Yang rawan, kata Anton vaksin palsu ini masuk di Rs swasta. “Yang rawan itu biasanya RS swasta,” akunya.

Namun dipastikan Anton, RS swasta di Kota Palembang tidak ada vaksin palsu, karena vaksin yang ada di RS swasta di Kota Palembang untuk vaksinnya berkerja sama dengan Dinkes Palembang.“Lantaran distributor secara langsung belum ada, jadi mereka masih bekerjasama dengan kami,” sambungnya lagi.

Dikatakan Dr Anton, untuk vaksin sendiri biasanya didapatkan stok pertahun. Namun, pihaknya sendiri mengirimkan vaksin ke Puskesmas biasanya setiap tiga bulan sekali. “Kita berikan vaksin sesuai dengan jumlah balita dan bayi yang ada,” imbuhnya.

Ditambahkan Yudi Setiawan, Kasi Pengendalian Masalah Kesehatan Dinkes Palembang. Setiap bulannya jumlah vaksin dari Kemenkes yang disebar di kota Palembang terdiri dari 1500 vaksin BCG, 3500 vaksin Polio, 2500 campak, 500 TD dan 4000 untuk vaksin HB O.

“Ini data yang kita terima per 31 Mei,” imbuhnya seraya mengaku setiap bulannya selalu mendapatkan jumlah vaksin berbeda berdasarkan jumlah bayi dan balita yang terdata (korankito.com/ria)