Dua  Posko Lebaran Dishubkominfo

posko lebaran3

Lahat – Instruksi Bupati Lahat, H Saifudin Aswari Rivai SE melalui Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Kadishubkominfo), HM Eduar Kohar SE MM supaya jajarannya dalam memantau arus mudik lebaran 1437 H sebentar lagi ini, menurunkan 70 personil yang dibagi di dua posko.

“Kita mendirikan dua posko yakni, di Desa Ulak Lebar, Kecamatan Kota Lahat dan Terminal Tipe A Batay dengan jumlah personil 70 kekuatan dalam memantau arus mudik yang tidak lama lagi berlangsung,” katanya, disela-sela pemeriksaan posko, Senin (27/6).

Untuk Posko di Ulak Lebar maupun Terminal Tipe A Batay, pihaknya juga mendirikan tempat rest area (lokasi peristirahatan, red) bagi pemudik yang merasa mengantuk atau melepas penat selama dalam perjalanan mudik lebaran.

“Posko untuk pemudik istirahat kita sediakan di dua lokasi berbeda, sehingga pemudik dapat segar kembali tanpa terjadi hal-hal tidak diinginkan terjadi dalam melanjutkan perjalanan mereka lagi,” ungkapnya.

Eduar Kohar menambahkan, pihaknya juga bekerjasama dengan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lahat, Dinas Kesehatan (Dinkes), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Radio Amatir dan organisasi masyarakat (ormas) dalam menjalankan pemantau arus mudik Idul Fitri 1437 H.

“Seperti tahun-tahun sebelumnya, instansi terkait, pihak berwenang hingga ormas kita libatkan, sehingga mereka dapat menyampaikan informasi penting di posko-posko di kecamatan ataupun perbatasan, supaya arus mudik lancar hingga tujuan,” tukasnya.

Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Lahat, H Ismail Lukman SH menuturkan, pastinya mereka berkoordinasi pihak terkait dan dengan jajaran di kecamatan dalam memantau titik-titik rawan longsor maupun kecelakaan serta tindakan kejahatan. “Sudah menjadi tugas kami dalam memberikan informasi kepada pemudik, agar mereka lebih berhati-hati melintas di titik-titik rawan,” paparnya.

Sementara Bupati Lahat H Saifudin Aswari Rivai SE menghimbau masyarakat supaya dalam menghadapi libur Idul Fitri ini hati-hati dan waspada dalam berkendaraan. “Mengutamakan keselamatan, untuk tidak sembarangan memakai angkutan umum. Angkutan pribadi yang dipakai supaya diperiksa seksama sebelum berangkat., supaya aman diperjalanan,” tegasnya. (korankito.com/rika)