Bisa Dipercaya

Polair Polda Sumsel Amankan Dua Kapal Pembawa Minyak Mentah Ilegal

20160626_140018

Palembang – Satuan Unit dari Polair Polda Sumsel, berhasil mengamankan dua kapal bermuatan 1200 ton yang diduga membawa minyak mentah ilegal keperairan Sumsel tepatnya di Tanjung Kapeh Kabupaten Banyuasin, Kamis lalu (23/6).

Dari informasi yang dihimpun, dua kapal yang terdiri dari satu kapal MT AA asal Indonesia dan satu Kapal MT M2 yang berasal dari salah satu negara bagian Amerika Utara yakni Saint Keith and Nevis. Dengan total dua puluh tujuh ABK dan terdapat dua WNA asal Myanmar.

Berita Sejenis
1 daripada 2

Dir Polairud Polda Sumsel, Kombes Pol Robinson Siregar membenarkan tentang penangkapan tersebut. Dirinya menjelaskan jika penangkapan berawal saat pihaknya mendapatkan informasi jika ada dua buah kapal besar asing yang masuk wilayah perairan Sumsel. Dari informasi tersebut, pihaknya pun langsung melakukan penghadangan.

Saat penangkapan berlangsung kedua kapal tidak memiliki surat izin melintas. Hingga akhirnya kedua kapal tersebut diamankan. Namun karena bermuatan kapal yang sangat bantak hingga membutuhkan waktu dua hari untuk bisa sampai ke Mapolair Polda Sumsel, Sabtu (25/6).

“Kita lakukan pengamanan terhadap dua kapal asal indonesia dan amerika utara tersebut karena tidak memiliki izin dan surat lengkap. Namun, untuk membawa kapal tersebut memakan waktu lama hingga sampainya baru kemarin,” ungkap Robinson, Minggu (26/6).

Robinson menambahkan, untuk saat ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap nahkoda kapal berinisial E untuk menanyakan perihal dua kapal yang diduga berasal dari Bangka Belitung tersebut.

“Kita amankan nahkoda dan ABK nya. Saat ini masih kita dalami terlebih dahulu. Dan saat inu kita juga sudah berkoordinasi dengan pihak pertamina perihal adanya minyak mentah tersebut” tutup Robinson. (korankito.com/kardo)