Bisa Dipercaya

Tak Sampai Satu Jam, daging Sapi Murah Ludes

20160624_094833

Palembang – Tak sampai 1 jam daging sapi segar murah meriah yang disediakan Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (DP2K) kota palembang ludes diserbu warga gandus.

Antrian panjang terlihat memadati halaman DP2K dengan tingkat animo yang tinggi dari warga yang memburu daging sapi segar di halaman pasar penyeimbang tersebut. Kurang lebih 150 kilo daging yang disiapkan Bulog pun langsung ludes terjual dengan harga 85 ribu rupiah per kilo.

Berita Sejenis
1 daripada 15

Dari pantauan Koran Kito, masyarakat yang mendambakan daging sapi murah rela mengantri untuk membeli daging sapi tersebut. Seperti yang dikatakan seorang ibu rumah tangga (Wati) yang rela antri hanya untuk membeli 2kg daging sapi untuk menyambut lebaran.

“Sengaja datang kesini sebelum pasarnya buka, karena ingin beli daging. Kalau di pasar biasa harganya masih mahal Rp 130 ribu sampai Rp 135 ribu kalau disini hanya Rp 85 ribu,” ungkap Wati, Jumat (24/6).

Lanjutnya ,untuk kualitas daging ini sama saja seperti dipasar bahkan lebih bagus. Karena itu dirinya rela antri demi mendapatkan daging yang ada dipasar penyeimbang ini.

Di pasar penyeimbang ini tak hanya menjual daging sapi saja,d namun di pasar penyeimbang tersebut juga menjual daging ayam yang dijual hanya Rp 20 hingga Rp 25 ribu perkilo jauh lebih murah dari pada dipasar yakni mencapai Rp 36 ribu perkilo. Serta berbagai kebutuhan lainnya seperti tepung terigu, telur, beras ketan, gas elpiji hingga hasil pertanian lainnya pun dijual dalam pasar penyeimbang ini.

Kepala DP2K kota Palembang Harrey Hadi mengatakan pasar penyeimbang ini untuk mendukung pengendalian inflasi daerah di Palembang. “Kita lakukan ini untuk melakukan penyeimbang harga dipasar dan terlihat antusias warga sangat besar,”  beber Harrey.

Kepada Koran Kito Harrey mengaku, pihaknya menyediakan sebanyak 150 kilo gram daging sapi dan hanya dalam waktu 30 menit saja langsung habis. “Antusias warga sangat besar, hanya dalam 30 menit saja daging ludes karena harga yang kita jual jauh lebih murah,” ungkapnya.

Ia mengatakan berbagai kebutuhan pokok disini dijual dengan harga yang jauh lebih murah dengan tujuan sebagai pasar penyeimbang harga dipasaran. Dengan adanya pasar penyeimbang ini diharapkan mampu menekan harga dipasaran.

“Pasar penyeimbang ini kita gelar satu hari dan besok (25/06) akan digelar di kenten dan akan kita siapkan daging dengan harga yang sama juga,” jelas dia.

Senada, Asisten II Bidang Ekonomi Setda Pemkot Palembang Hardayani mengatakan pasar penyeimbang ini masih sangat diperlukan bagi masyarakat. “Kita lihat saja, antusias warga disini sangat besar. Memang adanya pasar penyeimbang ini masih sangat dibutuhkan untuk menekan harga,” kata dia.

Lanjut Hardayani, akan lebih banyak menggelar pasar penyeimbang seperti ini yang akan diterapkan disetiap kecamatan. “Kita harap dengan adanya pasar penyeimbang ini masyarakat bisa menikmati harga komoditi yang lebih murah dibandingkan dengan dipasaran. Ia pun,” tegas dia.

Ia pun menghimbau agar masyarakat dapat berbelanja lebih bijak dan tidak berlebihan menjelang lebaran untum menjaga harga dipasaran tetap stabil, memgingat hukum ekonomi dimana permintaan meningkat dengan stok terbatas maka harga akan naik. (korankito.com/eja)