Ditunda, Nasrun Minta Keputusan yang Adil

DSC_5003

Jakarta – Pasca pertandingan antara Persija Jakarta melawan Sriwijaya FC Jum’at (24/6), Manager SFC Nasrun Umar mengatakan ia mengharapkan keputusan yang adil. Sebab dalam laga tersebut, ia merasa bukan dari pihaknya yang bermasalah.

“Sangat disayangkan, pertandingan berlangsung hanya 9 menit lagi. Match Commite (Komite Pertandingan,-red) memutuskan untuk menghentikan pertandingan,” ujarnya ketika ditemui awak media.

Walaupun demikian, ia mengaku tidak suka jika timnya terganggu. Ia merasa bertanggung jawab terhadap timnya jika terjadi apa-apa. “Saya tidak suka itu, tim saya menderita kerugian banyak. Lihat Nanak, Wildansyah, sampai kiper Teja paling banyak menghirup asap tadi. Saya tidak suka itu,” ujarnya lagi.

Namun, meski telah dihentikan pada menit ke-81, ia berharap bahwa Komite Pertandingan dari PT. Gelora Trisula Semesta (PT. GTS,-red) selaku penyelenggara akan membuat keputusan seadil-adilnya.

“Mereka bilang keputusan ini tak bisa ditentukan sekarang. Kami tunggu itu. Namun untuk langsung bermain keesokan harinya (Sabtu,red), saya rasa tidak mungkin,” ungkapnya.

Hal ini disebabkan jika 9 menit tadi diteruskan keesokan harinya, suasana tidak akan kondusif. Apalagi tim SFC sudah dijadwalkan bakal pulang ke kota Palembang Sabtu (25/6) kemudian.

“Oleh karena itu sudah saya beritahukan dalam meeting tadi, kami meminta keputusan yang seadil-adilnya. Kawan-kawan tadi sudah lihat, bagaimana kejadiannya. Silahkan nilai sendiri. Persija ya kalau mau kalah ya kalah aja,” tukasnya. (korankito.com/resha)