Bisa Dipercaya

Dewan Pertanyakan Penyertaan Modal ke SP2J

wakil-ketua-komisi-ii-dprd-kota-palembang-h-syahril-eddy-sh_20150616_145935

Palembang – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Palembang, kembali pertanyakan kontribusi PT SP2J terhadap sumber pendapatan Asli Daerah(PAD) Kota Palembang. Pasalnya, disinyalir hingga saat ini tidak nampak jelas sumbangsih dari perusahaan daerah tersebut.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Palembang Syahril Edy mengatakan, pada APBD Perubahan SP2J kembali mengajukan penyertaan modal bagi kelangsungan operasionalnya sebesar Rp23 Miliar. SP2J belum memberikan deviden (pendapatan) kepada PAD Pemkot. “Belum ada deviden bagi pemkot, sampai saat masih 0 persen, bagaimana bisa perusahaan besar seperti ini belum dapat memberikan kontribusi,”ungkap Syahril Edy, Jumat(24/06).

Berita Sejenis
1 daripada 2

Lanjutnya, tidak mungkin tidak dapat memberikan keuntungan. Jika dihitung satu kendaraan bisa menyetor uang Rp 500 ribu perhari dari Jumlah bus 170 kita ambil 70 bus saja dikali 12 bulan. “Kita hitung kecil saja dari Bus trans Musi, maka trans musi dapat menyumbang sebesar Rp12,6 miliar. Kita hanya Rp5 miliar untuk PAD pemkot. Sedangkan Rp7,6 Miliar. Untuk perbaikan dan Gaji,” jelas dia.

Sekarang, pihaknya  menganggap sudah cukup banyak penyertaan modal yang telah diberikan hinga mencapai Rp200 miliar. SP2J harus melakukan efisiensi biaya. Untuk tahun depan pemasukan dari perusahaan perlu dipertanyakan. Kenapa harus diberi modal terus ? “Hitungan ini akan kami jadikan dasar untuk menekan PT SP2J untuk dapat menyeimbangkan pendapatanya dan pengeluaran,” pungkasnya. (korankito.com/eja)