Polda Amankan Puluhan Preman Pasar 16

20160623_120239

Palembang – Sekitar tiga puluh pria yang diduga preman diamankan Tim anti bandit Jatanras Ditreskrimun Polda Sumsel. Penangkapan preman tersebut berdasarkan laporan masyarakat jika para preman tersebut sering meresahkan pengunjung di kawasan Jalan Sudirman dan Pasar 16 Ilir.

Dari informasi yang dihimpun, puluhan preman yang tubuhnya dipenuhi tato ini diangkut menggunakan mobil truk dan dibawah ke Polda Sumsel untuk didata. Selain diamankan dan didata, para preman tersebut juga dihukum oleh petuugas dengan menyanyikan lagu – lagu kebangsaan.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel Kombes Pol Daniel Tahi Monang Silitonga melalui Kasubdit 3 Jatanras AKBP Hans Rahmatullah mengatakan operasi bersih preman ini dalam rangka cipta kondisi  terutama menjelang lebaran. “Mereka diamankan karena meresahkan masyarakat ditempat umum seperti memalak, parkir liar yang meresahkan pengunjung ditempat keramaian terutama menjelang lebar,” ujarnya.

Disinggung mengenai hukuman menyanyikan lagu kebangsaan, dirinya menambahkan, jika hukuman menyanyikan lagu kebangsaan indonesia Raya sebagai bentuk kesadaran akan jiwa nasionalisme. Dan untuk para preman yang terjerat pidana juga akan kami proses. Tetapi didata terlebi dahulu. “Semuanya kami data dan kalau memang ada yang terlibat tindak pidana akan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku.

Bahkan dirinya juga menambahkan, jika razia preman tersebut akan terus dilakukan, terlebih lagi dibulan ramadhan dan menjelang hari raya. “Operasi ini akan terus berlanjut hingga menjelang lebaran, dan apabila mereka yang lebih dari satu kali ditangkap akan kami proses,” pungkas Hans. (korankito.com/kardo)