Bisa Dipercaya

Gelapkan Uang Arisan, IRT Diciduk Polisi

IMG_20160623_151701

Palembang – Seorang ibu rumah tangga (irt) yakni, Vivit Marani (40) harus merasakan dinginnya balik jeruji besi Mapolsek Seberang Ulu (SU) II Palembang, usai diamankan Satreskrim Polsek SU II Palembang, Kamis (23/6) sekitar pukul 12:00 siang.

Ditangkapnya pelaku, lantaran sudah menggelapkan uang arisan sembako untuk lebaran, milik Maryati (35) warga Jalan KH Azhari, Lorong Sehat, RT 21 RW 05, Kelurahan 16 Ulu, Kecamatan SU II Palembang. Sehingga, korban mengalami kerugian sebesar Rp 14,5 juta.

Berita Sejenis
1 daripada 13

Berdasarkan data yang dihimpun, aksi penggelapan tersebut terjadi pada Rabu, 22 Juli 2015 kemarin. Dimana, pelaku sengaja mendatangi rumah korban dengan maksud menawarkan arisan sembako untuk lebaran tahun ini yang dikelolanya.

Lalu, melihat tersangka menawarkan sembari menunjukan brosur tentang harga-harga sembako, timbullah niat korban untuk mengikutinya. Lantas, Maryati pun tergiur dan memutuskan untuk mengikuti arisan itu.

Maka dari itu, korban pun diwajibkan menyetor uang kepada tersangka senilai Rp 50 ribu setiap harinya. Kemudian, dana arisan yang dipegang oleh Vivit, akan dikembalikan mendekati lembaran, yakni paling lambat 26 Mei 2016 lalu.

Setelah waktu yang dijanjikan oleh tersangka tiba, korban pun ingin mengambil uang arisan yang sudah terkumpul. Namun, uang tersebut tak kunjung diberikan oleh pelaku. Oleh karena itulah, korban pun melaporkan kejadian yang dialaminya ke Mapolsek SU II Palembang.

“Uang arisan yang sudah terkumpul itu sudah tidak ada lagi pak, sudah habis saya gunakan untuk keperluan kepribadian saya,” singkat pelaku Vivit saat diamankan petugas kepolisian Polsek SU II Palembang.

Sementara itu, Kabag Ops Polresta Palembang, Kompol Andi Kumara didamping Kapolsek SU II, Kompol Mulyono membenarkan adanya penangkapan tersebut. Menurutnya, usai mendapatkan laporan korban No : LP/B-162/VI/2016/SU-II, tanggal 20-6-2016, pihaknya langsung melakukan penyelidikan.

“Tersangka sudah kita amankan di Polsek SU II Palembang. Untuk barang bukti, kita amankan buku rekapan uang arisan korban, pelaku akan dikenakan pasal 372 KUHP tentang penggelapan,” tegasnya. (korankito.com/denny)