Bisa Dipercaya

Polisi Vs Begal, Satu Anggota Polisi Tertembak

Jpeg

Palembang – Penggerebekan pelaku begal di kawasan Jalan KH Azhari, Lorong Kedudukan, Gang Kencana III, Kelurahan 5 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I Palembang pada Selasa (21/6) malam, satu anggota kepolisian dari unit Satreskrim Polsek SU I Palembang, yakni Brigadir Hendra mengalami luka tembak, dibagian kaki sebelah kiri.

Berdasarkan data yang dihimpun, kejadian tersebut bermula sekitar pukul 22:00 WIB. Dimana, dua kelompok warga Herry dan Tommy terlibat perkelahian yang mengakibatkan Tommy mengalami luka bacok di bagian tangannya.

Berita Sejenis
1 daripada 35

Lalu, melihat Tommy terluka pihak keluarganya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek SU I Palembang, yang mengatakan ada kawanan begal ditangkap oleh warga.  Lantas, Brigadir Hendra, bersama Brigadir Riki dan Brigadir Aidil langsung meluncur ke tempat kejadian perkara (TKP).

Melihat kedatangan anggota polisi, pelaku Herry langsung masuk kedalam rumah dan dikejar oleh Brigadir Hendra. Tidak lama kemudian, terdengar suara letusan sebanyak dua kali, diikuti dengan keluarnya Brigadir Hendra dengan mengalami luka tembak di paha sebelah kiri.

Sedangkan, dua anggota kepolisian langsung mengejar pelaku yang mencoba lari dari pintu belakang rumahnya, dengan menggunakan sepeda motor Vixion warna hitam, pelaku berusaha kabur dari sergapan polisi. Namun, naas pelaku terjatuh dari atas motor didepan Lorong Kedudukan.

Pelaku terus belari dengan memasuki Lorong Anten-anten, RT 15, Kelurahan 5 Ulu, Kecamatan SU I Palembang. Kedua tersangka kembali menembaki polisi, sehingga motor yang digunakan anggota kepolsian terjatuh. Baku tembak pun kembali terjadi di lorong Anten-anten.

Namun banyaknya jalan pintas didalam lorong Anten-anten, membuat kedua anggota kepolisian tersebut kehilangan jejak. Ternyata kedua pelaku kembali lagi ke depan lorong Anten-anten serta mengambil motor anggota kepolisian yang terjatuh tadi, lalu melarikan diri dengan menggunakan motor tersebut.

Saat melakukan olah melakukan Olah TKP, Rabu (22/6) pagi, di rumah Herry polisi menemukan proyektil peluru dan sepaket kecil narkoba jenis sabu-sabu yang dibuang oleh pelaku.

Kapolresta Palembang, Kombes Pol Tommy Aria Dwianto membenarkan jika ada anggota polisi yang tertembak. Menurutnya, sekitar pukul 23:00 WIB ada laporan dari warga yang mengatakan kalau tindakan pembegalan di kawasan Jalan KH Azhari, Lorong Kedukan, Gang Kencana III.

“Lalu dari Polsek SU I Palembang, mengirimkan tim busernya menuju ke TKP, sesampainya di sana, anggota melihat ada segerombolan orang yang mencoba melarikan diri, setelah itu anggota kita mengejarnya memasuki rumahnya, dan terdengarlah suara tembakan,” katanya.

“Anggota kita memang ada yang terkena satu tembakan di paha kirinya. Namun, kondisi dia saat ini dalam keadaan sehat walafiat, tidak merasakan sakit lagi, itu berkat pertolongan Allah SWT,” ucap Tommy.

Lanjutnya, pihaknya sudah melakukan Olah TKP dan terus melakukan pengejaran terhadap keberadaan pelaku, yang berjumlah empat orang tersebut. “Kita melakukan Olah TKP dulu untuk mencari bukti-bukti yang baru dan arah-arah tembakan. Kemudian, senjata masih dibawah kabur oleh pelaku,” jelasnya.

Dirinya mengucapkan terimakasih kepada masyarakat yang sudah memberikan laporan cepat tentang ada tindakan kriminal. “Meskipun ada anggota kepolisian kita yang tertembak, tapi tidak akan menyurutkan langkah kita dalam memberantas tindak kejahatan, curas, curat, curanmor (3 C),” ujarnya.

Masih dikatakan Tommy, dirinya akan berkoordinasi dengan pihak Polda Sumsel untuk meminta bantuan. “Hasil olah tkp ini, kita menemukan proyektil peluru, namun untuk kaliber berapa akan kita lakukan pengecekan dulu. Untuk motor yang diambil, itu motor pribadi bukan motor dinas,” tukasnya.

Sementara itu, Ipah (36) warga persis berada didepan rumahnya Herry, mengatakan kalau dirinya mendengarkan suara tembakan sebanyak dua kali, sekitar pukul 22:00 wib. “Memang ada nian suara tembakan pak, sebanyak dua kali,” tutupnya. (korankito.com/denny)