Bisa Dipercaya

Nyaris Diperkosa, Janda Muda Lapor Polisi

IMG_20160621_103057

Palembang – Sial yang dialami oleh ZN (29) warga Jalan Kopral Paiman, lorong Pertemuan, Kelurahan Bagus Kuning, Kecamatan Plaju, Palembang ini. Pasalnya, saat tertidur lelap, dirinya nyaris saja menjadi korban pemerkosaan yang dilakukan tetangganya sendiri.

Atas peristiwa yang menimpanya, membuat ia mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Selasa (21/6) sekitar pukul 12:00 untuk melaporkan perbuatan yang dilakukan AG (35) tersebut.

Berita Sejenis
1 daripada 10

Dihadapan petugas, ZN menuturkan kejadian berawal saat dirinya tertidur lelap dirumahnya, Senin (20/6) malam. Tiba-tiba ada yang berusaha menarik seakan ingin membuka celana yang ia gunakan dari balik kelambu yang terpasang didalam kamarnya.

Awalnya, ia tak menghiraukan kejadian itu, namun karena lama kelamaan celananya semakin turun, membuat dirinya terbangun dari tidur. Betapa terkejut, ZN melihat jika AG yang membuka celana tersebut.

Dalam keadaan setengah telanjang, AG berusaha memperkosa dirinya. Namun, ZN pun terus memberontak dengan sekuat tenaga. Alhasil, perlakuan tak senonoh AG tak jadi dilakukannya dan kemudian terlapor melarikan diri.

“Saya biasanya tidur menggunakan kelambu, namanya juga papan, saya pikir itu tikus atau kecoa. Ternyata, saat saya bangun malah melihat dia bugil. Saya masih geli dan takut oak, kalau mengingat kejadian itu,” katanya dihadapan petugas SPKT.

ZN menambahkan, saat AG kaburlah ia mengetahui kalau pelaku masuk kedalam rumahnya lewat lobang kecil yang ada didalam kamar mandinya. Sebelum kejadian, memang ia melihat gelagat yang tidak beres dari AG, yang selalu menatap dalam saat dirinya sedang mencuci di sungai.

“Mungkin memang sudah penyakit ya pak, dia juga beberapa kali ketahuan mengintip orang lagi mandi. Saya memang janda, tapi saya tidak senang mendapatkan perlakuan seperti ini, makanya saya melaporkan ke polisi. Tetangga dan pak RT juga sudah tau, dia tidak bisa mengelak lagi,” tuturnya.

Sementara Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Maruly Pardede SIk MH mengatakan, jika laporan korban saat ini telah diterima dengan no. LP/ B-1684/ VI/ 2016/ Resta/ Sumsel dan akan segera ditindaklanjuti. “Laporan akan ditangani oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Sat Reskrim Polresta Palembang,” tegasnya. (korankito.com/denny)