Empat  Copet IRT Divonis 4 Bulan Penjara

IMG-20160621-00368

Palembang – Dengan terseduh seduh menangis keempat kawanan copet diwilayah pasar 16 ilir ini,  memohon agar majelis hakim mengampuninya dan memberikan hukuman seringan ringanya, dan berjani tidak akan mengulanginya lagi.

Permohonan keringanan ini diajukan langsung oleh ke empat terdakwa yang merupakan ibu rumah tangga ini (Samsinar (35), Karmila (22), Rita Aria (30), Samsia (32) setelah  diberikan kesempatan oleh ketua majelis hakim Charles Simamora, untuk menyampaikan pembelaan atas tuntutan jaksa  Penuntut Umum, Hijria SH, yang menuntut ke empat terdakwa dengan pidana penjara selama 7 bulan.

“Kami menyesal pak,  kami janji tidak akan mengulanginya lagi, perbuatan ini baru pertama kali kami lakukan, kami mohon diberikan keringanan hukuman” ujar keempat terdakwa seraya menangis dihadapan majelis hakim, dalam persidangan yang digelar di PN Palembang, Selasa (21/6).

Namun, ketika Charles Simamora menanyakan kembali kepada jaksa penuntut umum, untuk memberikan tanggapan atas Pembelaan  keempat terdakwa, penuntut umum bersikukuh mengatakan tetap pada tuntutan, mendengar tanggapan jaksa, keempat terdakwa kembali histeris diruang persidangan , dan memohon ampun kepada jaksa,  seraya menyalami dan mencium tangan jaksa, seolah membenarkan bahwa keempatnya betul betul menyesal atas apa yang telah mereka lakukan.

Namun meskipun begitu, Ketua Majelis Hakim Charles Simamora, didalam amar putusan menyatakan bahwa keempat terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan, sebagaimana diatur dan diancam dalam pasal 363 ayat (1) ke 4 KUHP. “Menjatuhkan pidana penjara kepada masing masing terdakwa selama 4 bulan penjara” tegas Charles.

Mendengar putusan ini, keempat terdakwa kembali histeris menangis, namun tangis kali ini bukan lah bentuk ketakutan, melainkan gambaran syukur atas putusan hakim yang lebih rendah dari tuntutan hakim, selain itu juga, berdasarkan informasi yang didapat dilapangan, bahwa keempat terdakwa, tidak akan terlalu lama lagi berada dalam sel penjara, karena sudah menjalani hukuman hampir 3,5 bulan penjara. “Kami terima pak” ujar keempatnya.

Senada dengan itu, JPU yang sedari awal menuntut keempat terdakwa dengan pidana penjara selama 7 bulan, sontak menyatakan sikap menerima, meskipun hukuman tersebut jauh lebih ringan dari tuntutannya. “Kami terima pak” pungkasnya.

Bahwa, terungap dipersidangan keempat terdakwa melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Copet-red) dikawasan pasar 16 ilir, pada hari sabut 12 maret 2016 sekitar pukul 15.00 wib. tepatnya di Lr Basah, dimana korbannya adalah Ellen Novela. Namun, naas bagi keempatnya belum sempat menikmati hasilnya perbuatan mereka yang mengambil dompet milik Ellen Novela yang berada di dalam tas ransel yang sedang digunakan korban, perbuatan keempatnya diketahui oleh orang lain, selanjutnya keempat terdakwa beserta barang bukti dibawa kekantor polisi untuk diperiksa lebih lanjut. (korankito.com/ria)