Ribut Dengan Keluarga, Amir Ditangkap Polisi

IMG-20160620-WA0010

Palembang – Satuan Unit Pidana Umum (Pidum) Polresta Palembang, mengamankan satu tersangka yang terlibat dalam aksi pengeroyokan terhadap korban Odi (26) yang tak ayal masih keluarganya sendiri.

Tersangka yang diamankan yakni, Amir Hamzah (35) bersama Oka warga Jalan May Salim Batubara, Kecamatan Kemuning Palembang. Saat ditangkap ia sedang berada di kediamannya masing-masing, Senin (20/6) sekitar pukul 18:00 WIB.

Diceritakan Amir, kejadian tersebut terjadi pada bulan Mei lalu, dimana saat itu sedang ada acara hajatan tetangganya dengan hiburan musik Orgen Tunggal (OT). Lalu, dengan kondisi mabuk ia pun berjoget bersama seorang biduan.

Tiba-tiba naiklah korban Odi yang langsung mengambil biduan dari tangannya, sehingga terjadilah cekcok mulut antara dirinya dan korban Odi, namun keributan itu tidak berlangsung lama, lantaran dilerai oleh orang lain.

“Waktu saya ditunjuk sebagai panitia keamanan diacara orgen itu. Saat saya sedang berjoget dengan biduan, lalu Odi tadi langsung merebutnya dari saya, lantas saya marah. Sehingga, terjadilah cekcok mulut itu, namun dipisahkan oleh K,” jelasnya.

Lalu, lanjutnya, sekitar sejam kemudian dirinya naik lagi ke atas panggung untuk kembali berjoget. Tidak lama berselang, datang kembali Odi dengan kelima temannya. Dengan demikina, aku hantam pun tak terelakkan lagi.

“Mereka menyerang saya, dan saya dibantu oleh K. Saya mengalami luka di bagian sebelah tangan kanan dengan 16 jahitan. Karena ditujah oleh Odi, serta sudah melaporkan kejadian itu ke Polsek Kemuning,” ujarnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Marully Pardede mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap kedua pelaku. Pelaku akan dikenakan pasal 170 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara. “Keributan dipicu karena berebutan biduan, kita akan dalam dahulu kasus ini, pelaku kita ancam dengan pasangan 170 KUHP. Untuk tersangka K akan terus kita kejar, dan kita tangkap,” jelasnya. (korankito.com/denny)